Diskusi "Hari Tenang Jangan Bikin Tengah" id kawasan Setia Budi, Jakarta, Selasa (16/4/19). Foto: telusur.co.id/Tio Pirnando

telusur.co.id – Ketimbang elite politik, masyarakat dianggap lebih mampu dan siap menerima sistem demokrasi. Karena, meski berbeda pilihan mereka tetap bersatu.

Demikian disampaikan oleh Budayawan Romo Benny Susetyo dalam sebuah diskusi “Hari Tenang Jangan Bikin Tengah” id kawasan Setia Budi, Jakarta, Selasa (16/4/19). 

“Yang siap demokrasi itu rakyat dari pada elite,” ujar Romo Benny.
Menurut dia, pesta demokrasi itu adalah cerminan dari kesadaran masyarakat untuk memilih pemimpin yang terbaik.

Romo Benny juga mengimbau, siapapun yang terpilih hendaknya menpati janji-janji politiknya.

BACA JUGA :  KPU dan Bawaslu Diminta Tegas Terhadap Pelaku Politisasi Agama

“Dalam demokrasi kita menghindari terburuk memimpin.Demokrasi tidak menjamin kesejahteraan. Demokrasi adalah sistem, masyarakat bebas bicara masyarakat bisa memprediksikan hidupnya,” imbuhnya.

Di hari tenang ini, Romo Benny juga berharap, untuk tidak membuat provokasi. Termasuk provokasi hoaks di media sosial. “Dalam hari damai ini mari kita hentikan provokasi. Mari kita munculkan optimisme,” tandasnya. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini