Keppres BPIH diterbitkan setelah Kementerian Agama dan DPR menyepakati besaran biaya haji tahun ini pada 4 Februari 2019. Keppres ini mengatur BPIH untuk jemaah haji reguler dan BPIH untuk Tim Petugas Haji Daerah (TPHD). Foto : Net

telusur.co.id- Proses pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1440H/2019M tahap I dibuka sejak 19 Maret 2019. Sampai penutupan sore, sebanyak 164.577 jemaah sudah melakukan pelunasan.

“Sebanyak 164.577 jemaah atau 80,68%  sudah melunasi BPIH,” kata Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhajirin Yanis di Jakarta, Jumat (5/4/19).

Menurut Muhajirin, pelunasan di setiap provinsi rata-rata di atas 70%. Ada lima belas provinsi yang prosentase pelunasannya sudah di atas 80%. Bangka Belitung menduduki posisi teratas dengan 92,27% jemaahnya sudah melunasi BPIH. Dari kuota 1.061, sebanyak 979 jemaah Bangka Belitung sudah melakukan pelunasan.

“Untuk provinsi dengan jemaah terbanyak yang melakukan pelunasan adalah Jawa Barat. Dari kuoat 38.567, sebanyak 32.601 jemaah sudah melunasi,” ujar Muhajirin.

BACA JUGA :  Mega Cs Digaji Besar, Mardani : Rakyat Sedih Dengarnya

Lima provinsi lainnya dengan jumlah jemaah terbanyak yang sudah melunasi BPIH adalah Jawa Timur 27.497 (78,49%), Jawa Tengah 25.175 (83,29%),  Banten 7.902 (83,89%), Sumatera Utara 6.747 (81,37%), dan DKI Jakarta 6.239 (79,06%).

Kasubdit Pendaftaran Haji Reguler Hanif mengatakan, pelunasan BPIH tahap pertama ini akan berlangsung hingga 15 April 2019. Keputusan Menteri Agama (KMA) No 29 Tahun 2019 tentang Penetapan Kuota Haji Tahun 1440H/2019M mengatur bahwa kuota haji Indonesia berjumlah 221.000. Jumlah ini terdiri dari 204.000 kuota haji reguler dan 17.000 kuota haji khusus. Kuota haji reguler terbagi menjadi dua, yaitu: 202.487 untuk jemaah haji dan 1.513 untuk tim pemandu haji daerah (TPHD).

BACA JUGA :  Patuhi UU, Kemenag Mulai Persiapkan Buku Teks Pendidikan Agama Islam

“Jemaah yang belum melunasi sebanyak 39.423 orang atau 19,32%,” tuturnya. 

“Untuk Tim Pemandu Haji Daerah atau TPHD, belum ada satupun yang melakukan pelunasan,” sambungnya.

Pelunasan dilakukan setiap hari kerja dengan waktu pembayaran untuk Indonesia Bagian Barat pukul 08.00 – 15.00 WIB, Indonesia Bagian Tengah pukul 09.00 – 16.00 WITA, dan Indonesia Bagian Timur pukul 10.00 – 17.00 WIT.

“Mulai tahun ini, selain datang langsung ke Bank Penerima Setoran awal (BPS), pelunasan juga bisa dilakukan secara non teller melalui ATM, internet dan mobile banking,” tandasnya.[Ham]
 

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini