Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Irma Suryani Chaniago. Foto:Istimewa

telusur.co.id- Aksi calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menggebrak-gebrak meja podium saat kampanye di Yogyakarta, kemarin, dianggap aneh. Bahkan, sikap Prabowo itu terkesan seperti sudah diatur atau settingan.

Demikian disampaikan oleh Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Irma Suryani Chaniago kepada telusur.co.id, Selasa (9/4/19).

“Aneh. Tuh saya lihat, (aksi Prabowo gebrak meja) seperti settingan. Lihat saja tiap kesempatan marahin orang, ngomong,” ujar Irma.

Anggota Komisi IX DPR ini menjelaskan, alasan dirinya menyebut setting-an, karena saat Ketua Umum Partai Gerindra itu mengeluarkan aksinya, di depan panggung terlihat para pendukungnya lalu lalang berjalan.

BACA JUGA :  Indopos Dinyatakan Bersalah Soal Berita Ahok Gantikan Ma'ruf Amin

Selain itu, kata politikus Partai NasDem ini, ekpresi Prabowo gebuk-gebuk meja itu juga terlihat sangat lucu.

“Padahal disekeliling nya banyak yang ngomong dan lalu lalang. Sepertinya memang di setting seperti itu. Jadi, lucu aja gesturnya,” tandasnya

Sebelumnya peristiwa Prabowo memukul-mukul meja terjadi saat berkampanye di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Senin (8/4/9) kemarin. Prabowo tampak berapi-api saat berorasi membicarakan kondisi bangsa.

Semula, mantan Danjen Kopassus itu menyampaikan pendapatnya bahwa saat ini Ibu Pertiwi sedang “diperkosa”. Kekayaan bangsa telah dicuri oleh segelintir orang. Selanjutnya, Prabowo berbicara kondisi moral pejabat yang rusak.

BACA JUGA :  TKN Laporkan Indopos ke Dewan Pers

Prabowo lantas meminta TNI dan Polri yang aktif agar selalu menjaga netralitas dan bekerja sesuai sumpah jabatan

“Tentara dan polisi adik-adikku, jangan mau dijadikan alat pro-asing. Kalian ini adalah tentara rakyat, benar kan?” ucap Prabowo sambil menggebrak-gebrak meja podium. [asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini