Eggi Sudjana. Foto: telusur.co.id/Fahri

telusur.co.id – Calon anggota Legislatif (Caleg) dari Partai Amanat Nasional (PAN) Eggy Sudjana mengaku kecewa dengan pernyataan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman yang mengatakan kasus tercoblosnya surat suara di Selangor, Malaysia adalah kasus biasa-biasa saja.

“Keheranan kita berarti kalau ini hal yang biasa berarti sudah sering terjadi dong, itu logika yang sederhana. Makanya saya ingatkan Arief Budiman sebagai sahabat saya, ini hal yang luar biasa,” kata Eggy di kantor Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (12/4/19).

BACA JUGA :  Satu Panelis Debat Mundur, KPU Jamin Tak Mengganggu

Eggy menegaskan, peristiwa ini sebagai bukti nyata dugaan Amien Rais selama ini dan juga pihaknya di kubu 02 bahwa ada kecurangan dalam pemilu kali ini. Menurutnya, dengan adanya kasus seperti ini, konsekuensi people power bisa terjadi jika Pemilu tidak diurus dengan baik.

“Ini bukti nyata, bukanlah ilusi. Jadi Jokowi tidak bisa mengelak lagi bahwa inilah kecurangan yang dasar. Patut diduga dengan demikian 2014 (kemungkinan) curang kayak gini, cuma gak kebongkar dulu,” sebutnya.

Dia menyebut, bahwa saat ini adalah kesempatan baik yang dibuktikan oleh Tuhan dengan kekuasaannya bahwa pemerintahan saat ini diisi dengan kecurangan. Oleh karena itu dia meminta Bawaslu harus tegas menindaklanjuti kasus ini.

BACA JUGA :  Ketua KPU Ingatkan Dua Kelompok Massa yang Gelar Aksi Tak Langgar Aturan

“Kalau curang, maka Wajar kalau terjadi people power suatu saat nanti,” pungkas Eggy.[sbk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini