telusur.co.id – Kebijakan Bulog yang akan memberikan tunjangan beras atau natura untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) seperti, PNS, TNI, dan Polri dikritik keras oleh Aparatur Sipil Negara (KASN).

Menurut Ketua Komisi KASN, Sofian Effendi beras yang tersimpan di gudang Bulog biasanya berkualitas buruk sehingga kurang layak untuk dikonsumsi.

“Beras Bulog itu kurang baik kualitasnya. Kalau pengalaman di masa lalu, beras yang di Bulog itu sudah terlalu lama sehingga tidak layak untuk dikonsumsi,” katanya, Kamis.

Karenanya, ia meminta pemerintah mengkaji ulang kebijakan natura ke ASN. Lebih baik menggunakan cara lama (memberikan uang) kepada masing-masing PNS bersama dengan gaji. “Itu lebih mudah, lebih praktis,” katanya.

Ia melihat saat ini bukan lagi masanya bagi-bagi penggajian PNS dalam bentuk natura. Alasannya dia, salah satunya tidak praktis.

BACA JUGA :  Siapkan Sanksi, PNS Dilarang Posting Foto Bareng Paslon di Medsos

Sofian melanjutkan, untuk saat ini, distribusi beras sudah ada di mana-mana, termasuk di RT/RW. Jadi, kalau PNS memerlukan beras, mereka bisa memilih yang disukai dengan uang yang diberikan oleh negara dan pemerintah.

Dia mengingatkan, jangan karena ada masalah penumpukan beras di gudang bulog lalu masalah itu dilimpahkan ke ASN. “Masa ini mau dibebankan kepada ASN Kesalahan-kesalahan itu. Jangan diberikan kepada pegawai ASN. Kita yang sudah sengsara, gaji kecil, masa mau dikasih beras jelek lagi,” dia mewanti-wanti.

Lebih baik, dia menyarankan, kalau memang ada over stok beras di gudang Bulog seperti yang terjadi saat ini digunakan untuk bantuan luar negeri.

BACA JUGA :  Anies Berpesan ASN Bekerja Jangan Bikin Anggaran Negara Jadi Keropos!

Sebaliknya, Direktur Pengadaan Perum Bulog Bachtiar mengatakan saat ini penyerapan beras Bulog rata-rata mencapai 10 ribu ton per hari. Bahkan, dari April hingga saat ini jumlah penyerapan telah mencapai 400 ribu ton.

Hanya saja, hal ini tak berbanding lurus dengan penyaluran. Bachtiar mengakui penyaluran Bulog agak tersendat karena tak adanya program beras sejahtera (rastra) sehingga stok di gudang Bulog hampir penuh.

Walaupun begitu, ia mengaku tak ambil pusing karena pemerintah tengah menyiapkan kebijakan komersial, yakni TNI, Polri dan PNS diwajibkan untuk membeli beras milik Bulog. Dengan begitu penyaluran dan penyerapan akan lancar. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini