Kitab Suci Al Qur'an

Berdasarkan surat Al Baqarah [2], ayat 185, yang artinya : “Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mèngenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yg bathil). (QS. Al Baqarah : 185).

Sebutan Al Qur’an, bisa juga kita sebutkan dengan nama lain. Dan itu jelas-jelas terdapat di dalam Al Qur’an itu sendiri. Misal, kita bisa menyebutnya Kitab. Di dlm Surat Al Anbiya [21], ayat 10. Walau pun di dalam Surat Al Isra [17], ayat 9. Tetap dengan nama Al Qur’an. Tetapi di dalam surat Al Furqan [25], ayat 1. Allah Subhannahu wa Ta’ala menyebutnya Furqan. Sementara pada surat lainnya Allah menyebutnya Az Dzikir. *(QS. Al Hijr [15], ayat 9).

BACA JUGA :  Momentum Bulan Puasa, Elite Politik Diminta Evaluasi Diri

Walau pun Allah Azza wa Jalla menyebutnya denga nama lain. Intinya tetap sebagai petunjuk umat manusia dalam menjalani hidup dan kehidupan di dunia (hudan li al-nas). Pelajaran dari Allah Swt. Penyembuh segala penyakit yang ada di dalam dada. Dan rahmat bagi orang-orang beriman. (Lihat. QS. Yunus [10] : 57).

Tentu saja bagi yang meninggalkan, melepaskan diri dan tidak mau berpedoman pada Al Qur’an. Berbuat sesuka hati. Bertindak berlebihan dalam urusan dunia. Mereka tersesat dan terombang ambing dalam kesesatan itu. Maka Allah akan memperolok olokkan mereka. (Lihat. QS. Al Baqarah [2] : 15)

BACA JUGA :  Mentraktir Teman Berbuka Puasa #30KebaikanRamadhan

Oleh karena itu, sebagai kaum muslim kita hendaknya terus membaca, mempelajari apa makna terdalam yang ada pada Al Qur’an. Setelah itu kita mengamalkannya di dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga kita dapat mengadakan perbaikan dan memelihara diri dari kecurangan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS. An Nisa [4] : 1

abu hanifah

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini