Purwanto, Kepala Unit Pengelolaan Uang Rupiah pada KPw Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan. Foto:telusur.co.id

telusur.co.id- Kantor Perwakilan (KP-w) Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, menyiapkan dana sebesar Rp 3,5 Triliun untuk penukaran Uang Pecahan Besar (UPB) dan Uang Pecahan Kecil (UPK) disaat masuki bulan suci Ramadhan dan menjelang peringatan Hari Raya Besar Keagamaan (HRBK) Idul Fitri 1440 H.

pada tahun 2019 kali ini dengan melakukan kerja sama dengan 33 Bank koordinator di Banjarmasin, penukaran uang pecahan baru bisa langsung dilakukan ke Bank umum tanpa harus mendatangi kantor Bank Indonesia.

“Penukaran uang pecahan di tahun 2019 kali ini masyarakat bisa langsung mendatangi 33 Bank koordinator, karena Bank Indonesia saat ini tidak melayani penukaran uang baru namun melayani penukaran uang lusuh, cacat dan rusak,” ujar Purwanto, Kepala Unit Pengelolaan Uang Rupiah pada KPw Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (16-05-2019) malam.

jelas Purwanto dengan menyediaan uang pecahan sebesar Rp 3,5 Triliun Rupiah atau mengalami peningkatan 10 persen dari tahun lalu ini untuk memberikan jaminan kepada masyarakat akan ketersediaan uang pecahan siap edar, supaya diharapkan masyarakat tidak menukarkan uang pecahan melalui calo atau perantara lainnya.

“Hal ini untuk menghindari resiko seperti tidak ada jaminan ketepatan jumlah uang yang ditukar dan menghindari kemungkinan menerima uang palsu apalagi adanya pungutan biaya karena kalau masyarakat melakukan penukaran di Bank tanpa ada pungutan atau gratis,” jelas Purwanto.

Namun, tambah Purwanto, karena diyakini animo masyarakat cukup tinggi untuk melakukan penukaran uang pecahan baru, pihak Bank Indonesia dan Bank umum juga akan melakukan kas keliling yang akan mendatangi beberapa lokasi strategis di Kalimantan Selatan sejak tanggal 20 Mei 2019 hingga 31 Mei 2019 atau dua pekan.

“Dimana kas keliling ini akan menyambangi masyarakat di Kalimantan Selatan, seperti di Taman Kamboja Banjarmasin, Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, kantor Pemko Banjarmasin dan Banjarbaru serta beberapa lokasi strategis lainnya,” pungkas Purwanto. [asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini