Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade / telusur.co.id

telusur.co.id – Badan Pemenagan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyayangkan Presiden Joko Widodo sebagai kepala negara, belum sekalipun menyampaikan belasungkawa kepada korban aksi 21-22 Mei lalu.

Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade mengatakan, akibat kerusuhan tersebut membuat beberapa orang meninggal dan ratusan lainnya luka-luka.

“Kita belum mendengar Pak Jokowi berbela sungkawa terhadap 8 orang tewas dan ratusan orang terluka,” kata Andre di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (25/5/19).

Andre juga menyesalkan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terkesan belum bersikap terkait kerusuhan yang diduga melibatkan aparat berwajib itu.

BACA JUGA :  Gerindra Berharap PAN Segera Bersikap

Ia menegaskan, ketika sudah duduk di Senayan nanti, dirinya bakal mengusulkan agar Komnas HAM lebih aktif lagi terhadap dugaan pelanggaran-pelanggaran HAM. Jika tidak, sebaiknya Komnas dibubarkan saja.

“Komnas HAM terindikasi diam seribu bahasa. Saya akan usulkan nanti di DPR, kalau Komnas HAM mandul kita bubarkan saja Komnas HAM,” kata dia. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini