Bukber di Musholla Umar Bin Khatab, Jimbaran, Denpasar-Bali/Dok Pribadi HAD

U

telusur.co.id – Mahasiswa Muslim Universitas Udayana dan Kampus Politeknik Negeri Bali (PNB) sudah tak asing lagi dengan Musholla Umar Bin Khatab di Perum Jimbaran Asri Jalan Arsitektur, Kuta Selatan Kabupaten Badung, Bali.

Selain karena satu-satunya Musholla yang memberikan fasilitas untuk mahasiswa muslim beribadah shalat 5 waktu, musholla ini juga menjadi lokasi istirahat sementara para mahasiswa untuk menunggu dosen mengajar di kelas yang jaraknya cukup lama dari mata kuliah jam pertama dimulai. 

Mushola Umar Bin Khatab semakin memberikan kenyamannya dimana beberapa fasilitasnya memanjakan para mahasiswa yang singgah disana. Ada gratis sinyal wifi 24 jam untuk mengerjakan tugas, dispenser air hangat dan air dingin untuk isi ulang, sampai program-program kajian keislaman yang bisa diikuti bersama warga sekitar.

Di Bulan Ramadhan, Musholla Umar Bin Khatab juga dibanjiri oleh jamaah untuk menunaikan Shalat Tarawih dan juga menyantap hidangan berbuka puasa. Jika Masjid dan Msuhola di lokasi lain memberikan nasi kotak atau nasi bungkus untuk jamaah, maka disini jamaah yang berbuka puasa akan menyantap hidangan berbuka dengan Tradisi Megibung. Megibung merupakan tradisi yang berasal dari masyarakat Kabupaten Karangasem, Bali. Tradisi Megibung sudah ada ratusan tahun silam.  Makna aslinya adalah kegiatan yang dilakukan oleh banyak orang yakni saling berbagi atara satu orang dengan orang lainnya.

Di Musholla Umar Bin Khatab ,tradisi Megibung berbuka puasa sudah ada sejak 3 tahun lalu. Jamaah yang Megibung terdiri dari 7 sampai delapan orang berkelompok. Pihak pengelola masjid menyediakan nampan dari plastik saat berbuka puasa dengan varian nasi, lauk pauk seperti daging ikan, sayu mayor, dan lain sebagainya. Seperti yang terlihat dalam buka puasa bersama hari Selasa (7/5/2019) dimana ratusan jamaah sudah memadati areal Musholla Umar Bin Khatab untuk Megibung buka puasa bersama. Warga muslim sekitar Musholla Umar Bin kHatab secara bergantian berdonasi setiap harinya untuk melakukan tradisi Megibung.

Salah seorang panitia Megibung Buka Puasa Bersama di Mushola Umar Bin Khatab bernama Arif Menara mengatakan bahwa tradisi Megibung disana sudah dimulai 3 tahun lalu. Menurut Arif, dengan ada Megibung saat buka puasa di Bulan Ramadhan, uhkuwah islamiyah semakin terasa dan jamaah saling berbaur satu sama lain.

“Sudah ada sejak 3 tahun tradisi megibung buka puasa disini, harapannya jamaah bisa saling berbaur dan interaksi untuk uhkuwah islamiyah semakin erat. Hanya saja dalam Megibung jamaah laki-laki dan perempuan dipisah tidak jadi satu” jelasnya[Gus]

Kontributor:Herdian Armandhani (HAD), Denpasar-Bali

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini