Calon Presiden Prabowo Subainto (kiri) Bersama Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno (kanan) / Net

telusur.co.id – Badan Pemenangan Nasional pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, telah memutuskan untuk mengajukan sengketa Pemilihan Presiden 2019 ke Mahkamah Konstitusi.

BPN Prabowo-Sandi rencana akan mendaftarkan gugatan sengketa Pilpres 2019 ke MK, pada hari ini, Kamis sore (23/5/19).

Berdasarkan informasi yang diterima redaksi, ada empat orang tim kuasa hukum yang akan mendaftarkan gugatan itu. Keempatnya yakni, Denny Indrayana, Bambang Widjojanto, Irman Putra Sidin, dan Rikrik Rizkiyana.

Denny Indrayana

Denny Indrayana adalah seorang aktivis dan akademisi. Ia pernah menjadi Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia. Denny juga pernah menjadi Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Gadjah Mada.

Bambang Widjojanto

Bambang Widjojanto atau BW adalah seorang pengacara. Ia pernah memimpin Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, dan merupakan pendiri KontraS bersama almarhum Munir. Bambang termasuk pendiri Konsorsium Reformasi Hukum Nasional, KontraS, dan Indonesian Corruption Watch. Bambang juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi.

BACA JUGA :  Kriteria Cawapres Ditangan Prabowo¬†

Irman Putra Sidin

Irman Putra Sidin seorang ahli hukum tata negara. Ia adalah pendiri Firma Hukum Sidin Constitution. Irman pernah mendampingi Jusuf Kalla (Wakil Presiden RI saat ini) ketika mengajukan gugatan terkait syarat calon Wapres ke Mahkamah Konstitusi.

Rikrik Rizkiyana

Rikrik Rizkiyana pernah menjadi Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) bidang Komite Harmonisasi Regulasi bentukan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, setelah memenangkan konstestasi Pilkada DKI Jakarta 2017.

Ia merupakan seorang ahli hukum persaingan usaha. Lulusan Universitas Indonesia itu pernah berperan dalam menyusun sejumlah undang-undang. Rikrik tercatat sebagai salah satu anggota tim penyusun RUU Perlindungan Konsumen pada 1996-1998. Risetnya yang cukup terkenal, yakni Kajian Tentang Spek Hukum Dari Persaingan Usaha Di Indonesia pada 2001.

BACA JUGA :  Usai Salat Jumat, Prabowo Daftar Capres ke KPU

Rikrik juga pendiri Cugenang Gifted School. Sekolah ini merupakan sarana pendidikan untuk anak berbakat yang tidak mampu. Mereka bersekolah secara gratis di sini. Rikrik juga terdaftar sebagai anggota Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) dan International Member of Antitrust Section of the American Bar Association. Dia juga pernah terpilih sebagai Finalist EY Social Entrepreneur of the Year tahun 2015.

[ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini