Wakil Presiden Jusuf Kalla. Foto: Net

telusur.co.id — Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan menyampaikan tiga fokus yang perlu dilakukan oleh bangsa-bangsa dalam mengantisipasi tindak terorisme.

“Kita perlu membangun ketahanan masyarakat dan solidaritas diantara masyarakat dengan latar belakang yang berbeda,” kata Wapres dalam sambutannya pada acara bertema “The Christchurch Call to Action” yang diselenggarakan di Istana Elysee, Paris, Prancis, Rabu.

Menurut JK, serangan teror di Christchurch, Selandia Baru, beberapa waktu lalu mencerminkan kebangkitan Islamofobia sebagai ancaman global.

Selain itu, pemerintah dan swasta juga perlu mengikutsertakan remaja untuk menggunakan internet secara sehat dan positif.

BACA JUGA :  Diduga Terlibat Aksi Radikalisme dan Terorisme, Markas PKS Diserbu

“Hal kedua yakni terdapat bukti yang jelas bahwa perkembangan cepat teknologi informasi merupakan pedang bermata ganda,” jelas JK.

JK menilai, paham-paham ekstrim dan radikal dapat dengan mudah diakses melalui dunia maya.

Oleh sebab itu, menurut dia, hal yang penting dilakukan bersama adalah memperbaiki tata kelola internet. Baik melalui perundang-undangan maupun kerja sama meningkatkan kapasitas masyarakat dan diseminasi informasi.

Seluruh pihak, terutama swasta, perlu bekerja sama dengan pemerintah untuk membangun penyediaan internet yang positif.

“Seluruh industri teknologi informasi, termasuk penyedia internet dan perusahaan media sosial harus berbagi tanggung jawab dalam membuat internet sebagai lingkungan yang aman dan sehat untuk semua kalangan,” tandasnya.[Tp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini