telusur.co.id – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Markas Besar Polri akan segera menetapkan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayjen (Purn) Kivlan Zen sebagai tersangka dalam kasus dugaan Makar pada Rabu (29/5) mendatang.

Hal itu terkuak dalam surat panggilan pemeriksaan untuk Kivlan yang diperoleh wartawan, yang seharusnya pemeriksaan dilakukan pada 21 Mei lalu.

Dalam surat tersebut tertulis jika Kivlan dipanggil untuk diminta keterangannya sebagai tersangka dalam perkara tindak pidana penyebaran berita bohong atau hoax dan atau makar dan atau penghasutan.

BACA JUGA :  Dipanggil Bareskrim Atas Dugaan Makar, Lieus: Udah Gak Kaget Sih

Surat tersebut pun sudah ditandatangani oleh Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Nico Afinta.

Pengacara Kivlan Zen, Djuju Purwantoro saat dihubungi awak media membenarkan soal penetapan kliennya . “Tersangka dari minggu lalu. Tersangka yang di Bareskrim,” tutur dia, Senin (27/5/19).

Dijelaskan Djuju Kivlan telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan perbuatan makar. “Rabu lusa pemeriksaan tersangka Pak Kivlan Zen,” terangnya.

Sementara itu, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengaku belum mengetahuinya, namun dirinya akan melakukan pengecekan terlebih dulu agar tidak salah dalam memberitakan.

BACA JUGA :  Dilaporkan Politikus PDIP, Polisi Selidiki Dugaan Makar Rizieq Shihab

“Ya saya cek dulu ke penyidik,” kata Dedi saat dikonfirmasi terpisah.

Diketahui, laporan terhadap Kivlan tersebut diterima oleh polisi dengan nomor laporan LP/B/0442/V/2019/Bareskrim tertanggal 7 Mei 2019. Kivlan dilaporkan atas Tindak Pidana Penyebaran Berita Bohong atau hoaks dengan Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP pasal 14 dan atau pasal 15 serta terhadap Keamanan Negara atau Makar UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP pasal 107 jo pasal 110 jo pasal 87 dan atau pasal 163 bis jo pasal 107.[ham]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini