telusur.co.id – Anggota Komisi XI DPR RI Ahmad Najib mendorong pemerintah agar menerapkan kebijakan pengenaan cukai untuk jenis barang seperti plastik dan soda.

Menurut dia, cukai ini selain mendatangkan pemasukan bagi negara, juga dapat menekan peredaran sampah plastik yang menjadi persoalan serius lingkungan saat ini di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia.

“Cukai terhadap soda, kantong plastik perlu segera dipikirkan. Jangan hanya rokok saja yang kena kalau mau fair,” kata Najib di Jakarta, Senin (28/5/19).

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyarankan pemerintah untuk mengambil langkah-langkah konkret terkait kemungkinan dibuatnya kebijakan soal cukai jenis barang selain tembakau.

BACA JUGA :  Pelajar Dibiarkan Merokok, Pengawasan di SMAN 2 Tamsel Lemah

“Usul saya perlu revisi dan inisiatitif terhadap kebijakan baru. Bukan persoalan gampang memang membuat kebijakan tersebut jika tidak dibarengi political will. industri dan pemerintah perlu bertemu. perlu terobosan untuk mencari sumber baru diluar tembakau,” ungkapnya.

“Sisi lain ini perlu (kebijakan pengenaan cukai untuk plastik dan soda) sebagai bentuk pengendalian dalam rangka menjaga lingkungan dan kesehatan. Apalagi isu maritim dunia banyak ikan mati karena konsumsi kantong kresek,” tambahnya.

Saat ditanya seberapa besar kontribusi dari soda dan plastik jika pemerintah menerapkan kebijakan pengenaan cukai,

BACA JUGA :  Anak Dari Perokok Berpeluang Kerdil Dan Kurang Cerdas

“Saya nggak punya data akurat, tapi perkiraan saya seharusnya bisa lebih besar ketimbang tembakau. Menteri Susi yakin bakal happy kalau kantong plastik kena cukai,” kata dia.

Sekali lagi, lanjut dia, pemerintah perlu didorong untuk mencari alternatif lain dalam hal penerimaan negara yang bersumber dari cukai selain dari tembakau.

“Hanya mengingatkan saja market rokok di dunia mengalami penurunan termasuk di Indonesia. Pemerintah perlu antisipasi hal tersebut. Kalau kemudian cukai tembakau ini suatu saat turun drastis apakah pemerintah sudah punya substitusinya?” tandasnya.[Far]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini