Pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Eggi Sudjana / Net

telusur.co.id – Aksi unjuk rasa yang digelar hari ini di depan markas Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, lantaran ada dugaan kecurangan pada Pemilu 2019.

Hal itu sebagaimana disampaikan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Eggi Sudjana kepada wartawan, di Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (10/5/19).

Dirinya menyebut jika kecurangan yang terjadi pada Pemilu 2019 beberapa waktu lalu, sudah TSM (Terstruktur, Sistematis, dan Masif). Maka dari itu, pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang curang dapat dibatalkan berdasarkan Undang Undang.

“Ini ada diatur dalam Pasal 463 UU nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, ayat 4 mengatakan, bila paslon ada yang melakukan kecurangan dengan TSM tadi, maka dapat dibatalkan. Itu yang kita tuntut. Kenapa KPU tak melakukan itu?” kata Eggi.

BACA JUGA :  Gugatan Tiga Partai Ditolak Bawaslu

Selain ada dugaan kecurangan, Eggi menjelaskan tujuannya mendatangi Bawaslu karena Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak melaksanakan aturan Pasal 463 tersebut. Bawaslu sebagai pengawas, kata dia, diharap memerintahkan kepada KPU terkait adanya kecurangan yang TMS.

Tidak hanya itu, Eggi juga menyoroti soal salah input data yang dilakukan KPU. Dikatakan Eggi, ada ancaman pidana dalam salah input. Pasal 532 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, kata Eggi, barang siapa yang membuat dari itu menjadi tidak bernilai, maka dipidana 4 tahun.

“Anda lihat sendiri KPU salah input, dengan data manipulatif dan invalid itu kecurangan yang jelas maka harus dipidana,” kata Eggi.

BACA JUGA :  Pagi Ini, DKPP Sidangkan KPU Dan Bawaslu

Namun dirinya heran kenapa KPU tidak diperiksa. Sementara ia ditetapkan sebagai tersangka dugaan makar.

“Ini pidana, kok KPU nggak diperiksa? Padahal sudah kita laporin, malah saya yang diperiksa jadi tersangka untuk makar? Makar apa? Saya tidak makar, ini people power adalah unjuk rasa. Kok malah sekarang jadi tersangka,” kata Eggi.

“Saya kira polisi sudah jelas terlihat tidak netral, berpihak pada paslon 01.” [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini