Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/AFP

telusur.co.id – Pemerintah Uni Emirat Arab melaporkan bahwa empat kapal dagang mereka telah disabotase pada Minggu di dekat pelabuhan Fujairah, yang terletak di luar Selat Hormuz.

Amerika Serikat menuding pemerintah Iran di balik sabotase tersebut. Namun, Iran membantah tudingan atas dari insiden tersebut.

Kendati dibantah, Presiden Amerika Serikat Donald Trump terlanjut geram dengan Iran. Trump memperingatkan Iran bisa “sangat menderita” jika pihaknya menargetkan kepentingan AS. “Jika mereka melakukan sesuatu mereka akan sangat menderita,” ancam Trump dilansir reuters.com.

Washington sebelumnya telah mengerahkan kapal induk dan pesawat tempur lainnya di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dengan Teheran.

BACA JUGA :  2 Kapal Minyak di Teluk Oman Diserang, Amerika dan Iran Tegang Lagi

“Kita lihat apa yang akan terjadi dengan Iran. Jika mereka melakukan sesuatu, itu akan menjadi kesalahan yang sangat fatal,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih.

Washington tahun lalu mundur dari perjanjian nuklir 2015 antara Iran dan kekuatan dunia, yang bertujuan mengekang rencana nuklir Teheran. Sejak itulah, Amerika Serikat menjatuhkan sanksi terhadap Iran, dengan mengatakan ingin memangkas ekspor minyak Iran hingga ke tingkat nol. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini