Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean .Foto:Istimewa

telusur.co.id – Pemerintah pusat harus menyikapi dengan serius terkait wacana yang dilontarkan oleh Ketua DPA Partai Aceh (PA) Muzakir Manaf alias Mualem, dimana Aceh akan melakukan referendum. Karenanya, Presiden Joko Widodo disarankan untuk segera mengagendakan pertemuan dengan Mualem menyelesaikan hal tersebut.

Demikian disampaikan oleh politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahean kepada telusur.co.id, Kamis (30/5/19).

“Saran saya kepada Presiden Jokowi agar segera bertemu dan berbincang dengan Muzakir Manaf apa penyebab nya dan apa solusinya,” kata Ferdinand.

Menurut Ferdinand, wacana ini kalau dibiarkan berlarut, akan menjadi permasalahan bagi keutuhan bangsa Indonesia.

BACA JUGA :  Politisi Partai Demokrat Minta Elit Politik dan Pemimpin Bangsa Jadi Tauladan Rakyat

Apalagi, kata Ferdinand, karakteristik masyarakat Serambi Mekkah itu sangat serius. Mereka tidak ingin bermain-main jika menyangkut soal prinsip.

“Jadi, Jokowi jangan menganggap hal ini sepele,” tegasnya.

“Presiden Jokowi segera bertemu dengan Muzakir Manaf agar dicarikan segera solusinya, untuk bagaimana menyelesaikan masalah ini supaya tidak berlarut-larut supaya tidak menjadi masalah yang intinya jangan dianggap sepele,” tandasnya.

Sebelumnya, Muzakir Manaf atau Mualem meminta agar kota Serambi Mekkah menggelar referendum. Hal itu disampaikan Mualem dalam sambutannya pada peringatan Kesembilan Tahun (‪3 Juni 2010-3 Juni 2019‬), wafatnya Wali Neugara Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk Muhammad Hasan Ditiro dan buka bersama di salah satu Gedung Amel Banda Aceh, beberapa waktu lalu.[Ham]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini