Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Ruhut Poltak Sitompul / telusur.co.id

telusur.co.id – Pengantian istilah dari people power menjadi Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) oleh Amien Rais tidak akan mengubah apa-apa.

Begitu menurut Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Ruhut Poltak Sitompul di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (18/5/19).

“Jadi, ini people power, kedaulatan rakyat, sudahlah mau pakai bahasa apapun mereka sudah tahu lah. Buntutnya otaknya mereka-mereka lagi,” kata Ruhut.

Ruhut juga menyidir politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Eggi Sudjana yang saat ini sudah ditahan aparat berwajib terkait dugaan makar.

BACA JUGA :  WNA Masuk DPT, BPN: Fenomena Gunung Es Carut Marut Pelaksanaan Pemilu

“Sudah ada Eggi Sudjana di dalam bui, sudah ada Lius (Lius Sungkharisma). Kita lihat jago terang benderang tapi pas jadi pesakitan langsung layu sebelum berkembang,” kata bekas politikus Partai Demokrat itu.

Lebih lanjut eks kader Partai Golkar itu mengatakan, jika terjadi kericuhan 22 Mei mendatang, pada saat pengumuman hasil rekapitulasi nasional yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), maka pihak yang bertanggung jawab adalah aktor-aktor dari gerakan tersebut.

“Mereka mereka langsung diciduk semua,” kata Ruhut.

“Amien juga bakal diperiksa kok. Permadi juga bakal diperiksa kok.”

BACA JUGA :  Riza Patria Minta DPT Jadi Perhatian Serius

Oleh karena itu, Ruhut berharap para tokoh-tokoh tersebut tidak lagi mengumbar ucapan yang cenderung provokatif. Karena, yang rugi adalah rakyat Indonesia.

” Hati-hati kawan, kita semua sudah berumur. Saya ingatkan jangan sampai ada kerusuhan apalagi revolusi, ingat yang rugi rakyat, rakyat yang jadi korban. Para elit tolonglah jangan sembarang omong,” kata Ruhut. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini