Ilustrasi KPPS meninggal

telusur.co.id – Jumlah petugas pemilu yang meninggal dunia terus bertambah. Data terakhir mencapai 440 orang. Fenomena ini membuat masyarakat bertanya-tanya. Ada apa di balik kematian tersebut?

Untuk mengungkap sebab musabab kematian tersebut, Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Muhammadiyah menawarkan kerjasama kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk membentuk Tim Mitigasi Kesehatan.

Usulan kerjasama itu diungkapkan Ketua Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Muhammadiyah, Dr Trisno Raharjo melalui sebuah surat resmi yang ditujukan ke Ketua Bawaslu.

Dikatakan Trisno, sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan bangsa dan meninggal jumlah korban yang tewas cukup banyak. Maka PP Muhammadiyah merasa prihatin dan bergerak untuk melakukan “Mitigasi Kesehatan petugas KPPS Pemilu 2019″ yang bertujuan untuk mengetahui penyebab kematian dan sakit yang dialami oleh petugas dengan menggunakan metode ilmiah, berbasis data serta fakta yang dapat dipertanggungjawabkan,”

BACA JUGA :  Sebut Reuni 212 Tak Melanggar Aturan Kampanye, Bawaslu Dinilai 'Masuk Angin'

“Oleh karena itu, kami Majelis Hukum dan HAM dan Majelis Kesehatan Umat PP Muhammadiyah dengan melibatkan 103 Rumah Sakit PKU Muhammadiyah dan 13 Fakultas Kedokteran Perguruan Tinggi Muhammadiyah se-lndonesia bermaksud menawarkan kerjasama kepada Bawaslu Rl umuk bersama-sama membenluk Tim Mitigasi Kesehatan,” ujar Trisno, Sabtu.

Nantinya, diutarakan dia, hasil dari tim ini akan dijadikan sebagai bahan evaluasi dan mencegah kejadian serupa pada pemilu berikutnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari media bahwa terdapat 554 KPPS, pengawas dan polisi yang meninggal dunia. Dari data korban terbanyak dialami oleh KPPS yaitu 440 orang tewas dan 3.788 orang KPPS mengalami sakit.

BACA JUGA :  Tak Melanggar Pidana Pemilu, Pose Dua Jari Anies Baswedan Sulit Dibuktikan

Dugaan sementara penyebab kamatian dan sakit anggota KPPS karena faktor kelelahan dalam melaksanakan tugas di TPS. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini