Sandiaga Salahudin Uno saat menghadiri tasyakuran kemenangan Prabowo-Sandi dan tarhib Ramadhan 1440 H di Pesantren Terpadu Daarul Fikri, Kampung Warung Bambu, Telaga Murni, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Foto :telusur.co.id

telusur.co.id- Kemenangan Prabowo-Sandi pada pemilihan presiden (Pilpres), 17 April 2019, merupakan kemenangan atas nama kedaulatan rakyat.

“Ini menunjukan kalau masyarakat menginginkan perubahan di negeri ini,” kata KH Ahmad Husein Dahlan, Pimpinan Pondok Pesantren Terpadu Daarul Fikri, Telaga Murni, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Kamis (9/5/2019).

Achmad Husein menegaskan, proses pengawalan penghitungan surat suara harus tetap dilakukan secara berjenjang dari TPS, PPK di Kecamatan, KPU Kota/Kab, KPU Provinsi lalu KPU RI secara transparan dipublikasikan di media masa serta ikuti prosesnya dan itu dilindungi oleh hukum.

“Sekarang ini ada semacam pameo kalau menang harus bohong, itu yang sangat kita khawatirkan dan harus kita lawan kecurangan. Jika ini terjadi artinya bangsa ini mengalami kemunduran dalam berdemokrasi,” kata Pimpinan Ponpes Daarul Fikri ini prihatin.

Sementara itu, Dewan Pembina Yayasan Qobasat Annur Foundation KH Muhammad Dahlan pun mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi pemilu untuk kali ini, indikasi kecurangan dan pelanggaran serta korban meninggal petugas KPPS yang mencapai 400 orang, belum lagi ribuan petugas yang sakit terjadi di banyak daerah.

Bahkan kecurangan di sistem penghitungan (Situng) KPU terindikasi terjadi kecurangan secara terstruktur, sistematis dan masif (TSM).

“Sejarah bangsa ini sudah memberikan pelajaran yang berharga bagi kita, jangan sampai sejarah pahit bangsa ini terulang lagi hanya karena segelintir orang untuk menguasai negeri ini dengan mengebiri suara rakyat,” tegasnya.

Untuk itu, KH Muhamad Dahlan mengingatkan kembali sejarah perjuangan Pahlawan Nasional yang merupakan putra terbaik Bekasi, KH Noer Alie bisa menjadi tauladan bagi bangsa ini.

“Perjuangan umat muslim dan ulama bersatu padu melawan penjajah dengan semangat jihad yang penuh patriotisme itu menghasilkan kemerdekaan ini. Jangan dirusak lagi, NKRI kita harus tetap dijaga,” pungkasnya. [asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini