Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. Foto: istimewa

telusur.co.id – Mayjen (Purn) Kivlan Zein dan aktivis keturunan Tiong Hoa Lieus Sungkharisma dilaporkan ke Bareskrim Polri, pada Selasa (7/5). Mereka dilaporkan karena dianggap akan melakukan tindakan makar terhadap pemerintah.

Kivlan Zein dilaporkan oleh sorang warga negara Indonesia bernama Jalaludin asal Serang, Banten, dengan nomor laporan LP/B/0442/V/2019/Bareskrim tertanggal 7 Mei 2019.

Sementara itu, Lieus Sungkharisma dilaporkan oleh seorang yang bernama Eman Soleman asal Kuningan, Jawa Barat, dengan nomor laporan LP/B/0441/B/2019/Bareskrim tertanggal 7 Mei 2019.

Kedua pelapor melaporkan keduanya karena dianggap melanggar Undang-undang No 1 tahun 1946 Pasal 14 dan 15 yang mengancam terhadap keamanan negara atau makar sebagaimana tertuang dalam Pasal 107 Jo Pasal 110 Jo Pasal 87 dan atau Pasal 163 Jo pasal 107.

BACA JUGA :  Diduga Lakukan Makar, Kivlan Zen Bakal Ditetapkan Tersangka

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo membenarkan adanya laporan yang dilayangkan kepada Kivlan Zen dan Lieus Sungkharisma.

“Benar, laporan sudah diterima Bareskrim tadi malam,” ujar Dedi ketika dikonfirmasi, Rabu (8/5/19).

Dedi menjelaskan, kedua pelapor membawa barang bukti berupa rekaman video Lieus dan Kivlan. Pihak kepolisian akan memeriksa rekaman yang disimpan dalam flashdisk tersebut.

“Terkait flashdisk berisi ceramah itu masih dianalisa dulu oleh penyidik dari Bareskrim,” kata Dedi. (Fhr)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini