Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddiin / Net

telusur.co.id – Nama Lukman Hakim Saifuddin disebut terima uang Rp 10 juta dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Haris Hasanuddin.

Hal itu terungkap saatnya Tim Biro Hukum Komisi Pnerantasan Korupsi membacakan tanggapan terhadap gugatan praperadilan Romahurmuziy, sebagai tersangka kasus dugaan suap seleksi jabatan di lingkungan Kemenag tahun 2018-2019.

Dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Selasa (7/5/19), Tim KPK menyebut Lukman telah menerima uang itu pada 9 Maret 2019.

Kala itu, Menteri Agama sedang melakukan kunjungan ke Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur.

BACA JUGA :  KPK Geledah Ruangan Mendag Enggartiasto Lukita

Tim KPK menyebut uang itu diterima Lukman sebagai kompensasi atas terpilihnya Haris sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Jatim.

“9 Maret 2019 Lukman Hakim Saifuddin menerima uang Rp 10 juta dari Haris Hasanudin, saat kunjungan Menteri Agama ke salah satu pesantren Tebu Ireng Jombang,” kata anggota Tim Biro Hukum KPK yang membacakan konstruksi Operasi Tangkap Tangan Romi.

Tidak hanya itu, nama Lukman juga disebut-sebut di dalam pesan yang dikirim Haris kepada Romi.

Itu dilakukan usai Haris dilantik sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Jatim oleh Lukman Hakim Saifuddin selaku Menag, pada 5 Maret 2019.

BACA JUGA :  KPK Tetapkan 38 Tersangka Baru Terkait Kasus Suap Gatot

Haris Hasanudin mengirimkan pesan kepada Romahurmuziy yang menyampaikan: “Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh. Alhamdulillah dengan bantuan yang luar biasa dari panjenengan dan Menteri Agama akhirnya sore ini saya selesai dilantik, dan selanjutnya mohon arahan dan siap terus perkuat barisan PPP khususnya Jawa Timur.”

Sedangkan berkaitan dengan praperadilan, KPK meminta hakim tunggal menolak segala gugatan Romi. KPK berkeyakinan penyidikan terhadap Romi sah secara hukum. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini