Ketua KPU RI, Arief Budiman. Foto: telusur.co.id/Fahri

telusur.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI saat ini masih belum melanjutkan proses rekapitulasi tingkat nasional. Pasalnya, KPU masih menunggu sejumlah daerah yang sedang mengirim atau belum menyelesaikan proses rekapitulasinya.

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, saat ini provinsi yang sudah menyelesaikan rekapitulasi di tingkat provinsi dan masih dalam perjalanan ke Jakarta adalah Papua Barat. Selain itu Sulawesi Selatan sudah selesai tetapi masih menunggu rampungnya sejumlah dokumen.

Sedangkan, yang belum menyelesaikan proses rekapitulasinya adalah DKI Jakarta, Sumatera Utara, Riau, Maluku, dan Papua.

“Jadi sisa tujuh provinsi dan ada juga satu PPLN yaitu PPLN Kuala Lumpur sudah selesai pemungutan suara ulang, lagi dihitung. Mereka belum sampai juga di Jakarta,” kata Arief di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (17/5/19).

BACA JUGA :  Daftar ke KPU, Prabowo Disemangati Mantan Istri

Mulanya KPU menunggu kedatangan rombongan penyelenggara daerah hingga pukul 14.00 WIB, namun karena tak kunjung hadir, akhirnya KPU bersama saksi dan Bawaslu menunda proses rekapitulasi sampai besok.

“Terpaksa kita lanjutkan ke panel besok,” terangnya.

Pleno esok hari rencannya akan dimulai pukul 10.00 WIB dan merekapitulasi suara dari Papua Barat, Sulawesi Selatan, dan DKI Jakarta.

Selain provinsi-provinsi tersebut, KPU juga akan melakukan rekapitulasi pada hari Minggu untuk PPLN Kuala Lumpur, Malaysia.

“Jadi rapat hari ini kita akan skors kembali. Kita akan lanjutkan besok mulai pukul 10 pagi. Mudah-mudahan mereka bisa datang tepat waktu, yang jelas pukul 10 pagi pasti sudah siap karena sudah tiba Papua Barat,” kata Arief.

BACA JUGA :  PKS Tawarkan 9 Cawapres Buat Prabowo

Sementara hingga saat ini, KPU telah menyelesaikan rekapitulasi untuk 27 provinsi. Dari jumlah itu, pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin unggul di 16 provinsi. Rivalnya, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, unggul di 11 provinsi.

Rekapitulasi suara tingkat nasional yang digelar sejak Jumat pekan lalu masih akan dilakukan hingga 22 Mei 2019. Jika tidak ada sengketa pemilu yang diajukan ke MK hingga 25 Mei 2019, maka KPU akan menetapkan pemenang Pemilu 2019. (Fhr)

Like :

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini