Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin / Net

telusur.co.id – Uang Rp 10 juta yang diberikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Haris Hasanuddin kepada Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin sudah dikembalikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi.

Hal itu diakui sendiri oleh Lukman usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (8/5/19).

“Jadi saya tunjukan tanda bukti laporan yang saya lakukan, bahwa uang itu saya serahkan kepada KPK karena saya merasa saya tidak berhak untuk menerima uang itu, jadi itu yang bisa saya sampaikan,” kata Lukman.

BACA JUGA :  Penetapan Tersangka Bupati Jepara di KPK Kental Muatan Politis?

Sebelumnya, dalam gugatan praperadilan bekas Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romi), Biro Hukum KPK membeberkan bukti adanya praktik suap dalam seleksi jabatan di Kemenag. Penyidik memiliki 30 barang bukti dan 7 keterangan saksi yang membuat terang kasus suap ini.

Dari bukti dan keterangan saksi yang didapat penyidik, pemberian uang sebesar Rp 10 juta kepada Lukman terjadi pada 9 Maret 2019.

Pemberian uang itu berlangsung setelah Lukman resmi melantik Haris Hasanuddin sebagai Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini