Bamsoet saat menjadi Keynote Speaker 'Melawan Hoax untuk Menciptakan Suasana Pemilu 2019 yang Aman, Damai dan Sejuk di Media Sosial', di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (28/3/19).Foto:telusur.co.id

telusur.co.id – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo angkat bicara mengenai pembatasan penggunaan media sosial seperti Facebook, WhatsApp, dan Instagram oleh pemerintah.

Kata dia, pembatasan media sosial sebagai upaya mencegah provokasi dan hal negatif yang terjadi di lapangan.

Untuk itu, Bamsoet meminta masyarakat untuk bersabar dan tetap tenang serta tidak panik selama periode pembatasan media sosial sementara oleh pemerintah.

“Mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan konten-konten negatif yang bersifat provokatif seperti berita hoaks atau ujaran kebencian, serta meminta masyarakat untuk cerdas dan bijak dalam menggunakan media sosial, guna mencegah masyarakat terhasut oleh isu hoaks ataupun ujaran kebencian, mengingat jika terjadi kesalahan dalam menyampaikan sesuatu dalam media sosial dapat dikenakan sanksi hukum sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku,” ujar Bamsoet, Kamis.

Mengimbau masyarakat untuk meningkatkan literasi tentang menggunakan media sosial serta lebih kritis dalam membaca dan menerima informasi, terutama dari internet dan media sosial, seperti dengan lebih memperhatikan judul, alamat situs atau sumber berita, data yang disebutkan, keaslian video dan foto, dan legitimasi konten dari berita terkait.

Lebih lanjut, Bamsoet mendorong pemerintah mempertimbangkan untuk dapat segera mencabut pembatasan penggunaan media sosial. “Mengingat media sosial merupakan salah satu kebutuhan masyarakat untuk berkomunikasi,” tandasnya. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini