Kitab Suci Al Qur'an

Oleh: SUBHAN ALBA

Juz 9 Al-Quran, yang didalamnya memuat surat AL-A’rof (Tempat Tertinggi) dan surat Al-Anfal (Rampasan Perang)

Surat ketujuh yaitu Surat AL-A’rof berjumlah 206 Ayat termasuk golongan surat Makiah diturunkan sebelum surat Al Anam dan termasuk golongan surat “Assabuththiwal” ( tujuh Surat yang Panjang) dinamakan AL-A’rof karena perkataan Al-A’rof terdapat dalam surat 46 yang mengemukakan tentang keadaan orang orang yang berada di atas Al-A’rof yaitu tempat tertinggi di batas surga dan neraka.

Inti dari surat AL-A’rof yaitu Pertama tentang keimanan : mentauhidkan Alloh dalam Do’a dan beribadat, hanya Alloh sendiri yang mengatur dan menjaga Alam; menciptakan undang undang dan hukum-hukum untuk mengatur kehidupan manusia di dunia dan diakhirat; Alloh bersemayam di Arasy ; bantahan terhadap kepalsuan syirik ; ketauhidan adalah sesuai dengan fitrah manusia ; Musa berbicara dengan Alloh; tentang melihat Alloh; perintah beribadat sambil merendahkan diri kepada Alloh; Alloh mempunyai Al-Asmaul Husna.

Poin kedua tentang hukum hukum: Larangan mengikuti perbuatan dan adat istiadat yang buruk , kewajiban mengikuti Alloh dan Rasul , Perintah berhias waktu akan sembahyang; bantahan terhadap orang yang mengharamkan perhiasan yang dianugerahkan Allah; perintah memakan makanan yang halal lagi baik dan larangan memakan yang haram lagi buruk.

Poin ketiga tentang kisah kisah: Pada surat Al Araf ini terdapat kisah Nabi Adam As. dengan Iblis ; kisah nabi Nuh As. dan Kaumnya , kisah nabi Saleh As. dengan kaumnya kisah nabi Ayub dengan kaumnya , kisah nabi Musa dengan Fir’aun.

Selain tiga Point diatas juga dijelaskan tentang Al-Quran diturunkan kepada nabi akhir zaman dan perintah mengikutinya, Nabi Muhammad SAW diutus untuk seluruh manusia di dunia; dijelaskan juga tentang Adab orang mukmin , adab mendengarkan pembacaan Al-Qur’an dan berdzikir ; Rasul bertanggung menjawab menyampaikan seruan Alloh ; balasan terhadap orang orang yang mengikuti dan mengingkari rosul ; da’wah para Rosul yang utama sekali yaitu mentauhidhan Allah SWT.

Tentang Ashabul A’rof yang berada antara surga dan neraka : Alloh pencinta makhluk, manusia merupakan mahluk yang terbaik dijadikan Alloh serta mempunyai kesediaan untuk baik dan untuk buruk , permusuhan syaitan terhadap Bani Adam , Manusia Khalifah Alloh di atas bumi, kehancuran satu kaum adalah karena perbuatan mereka sendiri, tiap tiap bangsa mempunyai masa jaya dan masa kehancuran , Alloh mencoba manusia dengan kekayaan dan kemiskinan , istidroj adzab Allah terhadap orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Allah SWT.

Sedangkan Surat selanjutnya surat yang ke delapan yaitu surat Al-Anfal yang terdiri dari 75 ayat dan termasuk golongan surat surat madaniah karena seluruh ayat ayatnya diturunkan di Madinah.

Al-Anfal artinya rampasan perang, kata Al-Anfal terdapat pada permulaan surat ini dan juga persoalan yang menonjol dalam surat ini ialah tentang harta rampasan perang hukum perang dan hal hal yang berhubungan dengan peperangan pada umumnya .

Menurut riwayat Ibnu Abbas RA. surat ini diturunkan berkenaan dengan perang “badar kubro” yang terjadi pada perang badar kubro yang terjadi pada tahun kedua hijriah. Peperangan Ini Sangat penting artinya karena dialah yang menentukan jalan sejarah perkembangan Islam . Pada waktu itu umat Islam Jumlah besar dan berperlengkapan cukup dan mereka dalam peperangan ini memperoleh harta rampasan perang yang tidak sedikit.

Rampasan perang yang tidak sedikit itu menimbulkan masalah bagaimana membagi-bagikan harta rampasan perang itu , maka kemudian Alloh menurunkan ayat pertama dari surat Al-Anfal ini.

Point-point inti yang terdapat pada surat Al-Anfal yaitu, Pertama mengenai keimanan : Allah selalu menyertai orang-orang yang beriman dan melindunginya, menentukan hukum hukum agama itu hanyalah hak Allah , jaminan terhadap kemenangan umat yang beriman , inayat Alloh terhadap orang orang yang bertawakal , hanyalah Alloh yang yang mempersatukan hati orang yang beriman , tindakan tindakan dan hukum Alloh didasarkan atas kepentingan umat manusia , ada malaikat yang menolong barisan kaum muslimin dalam perang Badar , ada gangguan gangguan syaitan pada orang orang mu’min dan tipu daya mereka pada orang orang musyrikin , syirik adalah dosa Besar.

Kedua tentang hukum-hukum , aturan pembagian harta rampasan perang , bolehnya memakan harta rampasan perang , larangan lari atau mundur dalam peperangan , hukum mengenai tawanan perang pada permulaan Islam , kewajiban dan ta’at kepada pimpinan dalam perang , keharusan melakukan perdamaian , kewajiban mempersiapkan diri dengan segala perlengkapan perang , ketahanan mental , sabar dan tawakal serta mengingat Allah dalam peperangan , tujuan perang dalam Islam , larangan khianat pada Alloh dan rasul serta amanat , larangan menghianati perjanjian .

Point Ketiga tentang kisah, keengganan beberapa orang Islam ikut perang Badar , suasana kaum muslimin diwaktu perang badar, baik sebelum ,setelah atau waktu perang sedang berlangsung ; keadaan Nabi Muhammad SAW sebelum hijrah serta permusuhan kaum musyrikin terhadap beliau ; orang Yahudi membatalkan perjanjian damai dengan nabi Muhammad SAW ; kisah keadaan orang kafir , musyrikin dan ahli kitab serta keburukan orang-orang munafik . Termasuk juga pengertian Iman , tanda tandanya dan sifat sifat orang yang beriman, sunatulloh pada perseorangan dan masyarakat.

Dua Surat diatas yaitu AL-A’rof dan Al-Anfal merupakan surat yang mengisi Juz ke sembilan Al-Qur’an Al-kariem, semoga dapat menjadi kemudahan dalam memahami Al-Qur’an di bulan Ramadhan ini. Terimakasih ***

Jakarta, 14 Mei 2019.
Penulis : Alumni Pesantren Lirboyo Kediri Jawa Timur.

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini