Novel Bamukmin/ Foto: net

telusur.co.id – Juru Bicara Persaudaraan Alumni 212 (PA 212), Novel Chaidir Hasan Bamukmin mengatakan, pihaknya akan menyelenggarakan Ifthor atau buka puasa Akbar 212 di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 21 dan 22 Mei 2019. Tujuannya, untuk menuntut agar KPU menghentikan pengumuman hasil penghitungan suara.

“Tujuannta untuk menyampaikan tuntutan agar KPU stop mengumumkan hasil penghitungannya karena sudah dipastikan akan mengumumkan untuk kemenangan 01 (Jokowi – Ma’ruf Amin), karena diduga kuat telah melakukan kecurangan yang tersistem,” kata Novel di Jakarta, Kamis (16/5/19).

BACA JUGA :  Novel: Harusnya Prabowo Komunikasi Dulu, Bukan Nyelonong Begitu Aja Ketemu Jokowi

Novel mengungkapkan, pihaknya juga menuntut agar KPU mendiskualifikasi pasangan calon 01. Pasalnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah menyatakan KPU telah melakukan kekeliruan.

Rencananya, kata Novel, aksi ini akan dihadiri oleh sejumlah tokoh-tokoh PA 212. Namun, Novel belum mau menjelaskan secara pasti siapa saja yang akan hadir.

“Saya belum dapat kabar siapa saja yang bisa hadir,” terangnya.

Seperti dikabarkan sebelumnya, pada hari ini, Kamis (16/5/19) Bawaslu menyatakan KPU telah melanggar tata cara dan prosedur tahapan Pemilu 2019, yakni tidak membuat pengumuman kepada publik terkait lembaga hitung cepat yang ikut berpartisipasi.

BACA JUGA :  Novel: Mereka yang Menuduh Reuni Akbar 212 Politis Justru Sedang Bermanuver

“Mengadili dan menyatakan KPU terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar tata cara dan prosedur Pemilu 2019,” kata Ketua Majelis Hakim Abhan dalam persidangan, di Kantor Bawaslu RI. Sidang ini digelar atas laporan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga terkait lembaga hitung cepat atau quick count.

Seperti diketahui, KPU akan mengumumkan hasil Pemilu 2019, baik pemilihan presiden maupun pemilihan legislatif pada 22 Mei 2019. (Fhr)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini