Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais / Net

telusur.co.id РWakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Soni Sumarsono meminta  aparat berwajib  bersikap profesional dalam menangani laporan dugaan makar yang ditujukan kepada Amien Rais.

“Aparat penegak hukum harus bersikap bijak menyikapi apa yang sampaikan oleh Pak Amien Rais. Dan tidak buru-buru menganggap nya sebagai tindakan makar atau tindakan melanggar hukum,” kata Soni kepada telusur.co.id, Kamis (16/5/19).

Soni beranggapan, apa yang disampaikan Ketua Dewan Kehormatan PAN itu tidak ada yang dilanggar, masih dalam koridor hukum.

“Saya kira tidak ada pelanggaran hukum dengan apa yang telah disampaikan oleh Pak Amien Rais.  Apa yang disampaikan oleh Pak Amien Rais masih dalam koridor hukum didalam negara yang menganut azas demokrasi,” paparnya.

BACA JUGA :  Terbitkan PP soal Gaji 13, Presiden: Pensiunan juga Dapat THR

Lagi pula, kata Soni, yang disampaikan mantan Ketua MPR RI tersebut merupakan wujud dari keprihatinan atas kondisi yang dirasakan rakyat akhir-akhir ini.

“Pemerintah harus membuka diri atas kritik yang disampaikan oleh Pak Amien Rais bukan malah menakut-nakuti dengan tuduhan makar,” tandasnya.

Sebelumnya, Politikus PDIP Dewi Tanjung, melaporkan  Amien Rais,  Habib Rizieq Shihab dan Ustaz Bachtiar Nasir, ke Polda Metro Jaya, beberapa waktu lalu.

Laporan Dewi tersebut atas sangkaan makar terhadap Amien Rais Dkk, diterima Polda Metro Jaya dengan nomor register LP/2998/V/2019/PMJ/Dit. Reskrimum.

BACA JUGA :  Aktor Populer Ini Ditemukan Meninggal, Bunuh Diri?

Dewi membawa empat alat bukti berupa video orasi Amien, HRS dan Ustaz Bachtiar yang dinilainya mengandung unsur makar .

“Orasinya Bapak Amien Rais di depan KPU tanggal 31 Maret waktu demo. Waktu itu saya sempat lihat makanya saya laporkan. Habib Rizieq waktu itu saya lihat di video yang beredar di WhatsApp group, dia menyerukanpeople power dan meminta Jokowi turun,” kata dia.[Far]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini