Warung Lemang di Kramat Raya Senen, Jakarta Pusat/dok. telusur.co.id

telusur.co.id- Bagi Anda pecinta kuliner khas Tanah Minang, tidak ada salahnya anda menyambangi Lokasi Binaan (Lokbin) JP 34 di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat.

Selain terkenal sebagi sentra penjual Nasi Kapau, di tempat ini kita juga bisa menikmati lemang dengan cita rasa yang khas dan menggugah selera.

Lemang, umumnya dibuat berbahan dasar ketan dan santan. Keunikannya terletak pada cara memasaknya yang menggunakan bambu dan dibakar dengan teknik tertentu hingga berjam-jam.

Salah seorang pedagang lemang di JP 34, Empeng (56) menuturkan, dalam satu hari dirinya bisa menjual 15 lonjor lemang berukuran sekitar 30 sentimeter. Lemang tersebut dijualnya seharga Rp 50 ribu per lonjor.

“Agar lebih nikmat lemang biasanya disantap bersama dengan tapai yang sudah difermentasi. Makanya lebih sering disebut lemang tapai,” ujarnya, Minggu (7/4/2019).

Menurutnya, omzet penjualan lemang tapai biasanya akan meningkat saat Ramadan karena banyak dinikmati untuk makanan berbuka puasa.

“Peningkatannya bisa mencapai dua kali lipat dibandingkan hari-hari biasa,” terangnya.

Sementara, pedagang lemang lainnya di JP 34, Uun Kurniasih (48) menambahkan, selain dengan tapai, lemang juga sangat nikmat bila disantap dengan opor ayam atau rendang.

“Lemang juga bisa bertambah nikmat kalau disajikan masih hangat. Untuk itu, saya berencana membuat tungku di sini untuk penghangat. Apalagi sebentar lagi bulan puasa yang biasanya ramai pembeli,” ungkapnya.

Uun berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang telah memfasilitasi para pengusaha kuliner untuk bisa tumbuh dan berkembang

“Lokbin JP 34 ini sepertinya sudah menjadi ciri khas destinasi kuliner dari Sumatera Barat, khususnya Bukittinggi,” tandasnya. [asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini