Kuasa Hukum pasangan Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto / Net

telusur.co.id – Pernyataan mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Bambang Widjojanto soal Mahkamah Konstitusi jangan jadi bagian dari rezim korup membuat eks hakim MK, Maruarar Siahaan kecewa.

Menurut dia, pernyataan pria yang karib disapa BW lantaran meragukan independensi dan integritas MK, berbahaya.

Maruarar berpendapat BW sedang membangun opini, jika MK nantinya menolak gugatan kubu 02 Prabowo-Sandi, maka lembaga ini korup dan bagian dari pemilu curang.

“Ini berbahaya sekali,” kata Maruarar.

Namun, tidak menjadi masalah jika pernyataan BW sekadar mengingatkan agar MK menjaga independensi, integritas, dan martabatnya.

BACA JUGA :  BPN Akan Ajukan Gugatan Sengketa Hasil Pilpres Ke MK

Akan tetapi, menurutnya, pernyataan BW yang berharap MK bukan menjadi bagian dari rezim yang korup adalah sebuah framing opini yang sangat berbahaya.

“Berbahaya sekali ini. Saya protes itu. Janganlah dibangun opini demikian,” kata hakim MK periode 2003-2008.

Dirinya meminta kepada BW untuk tidak membuat pernyataan yang justru bisa membuat akar rumput tak kondusif.

Sebelumnya BW menyampaikan harapan agar gugatan kubu 02 diproses MK, meski hanya membawa 51 bukti.

“Mudah-mudahan Mahkamah Konstitusi bisa menempatkan dirinya menjadi bagian penting, di mana kejujuran dan keadilan harus menjadi watak dari kekuasaan, dan bukan justru menjadi bagian dari satu sikap rezim yang korup,” kata Bambang di gedung MK, Jakarta, Jumat malam. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini