Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara langsung di skorsing oleh Ketua KPU Kalsel. Foto :telusur.co.id

telusur.co.id-Diakhir rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat provinsi Kalimantan Selatan Pemilihan Umum 2019, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) protes adanya penggelembungan suara caleg DPRD Kalsel Dapil 2 Kabupaten Banjar.

Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara langsung di skorsing oleh Ketua KPU Kalsel, Sarmuji sebanyak 3 kali diawali pada pukul 00.00 wita sampai pukul 02.00 wita, untuk menjemput Ketua PPK Karang Intan untuk menyandingkan DA 1 antara saksi PKB dengan DA 1 PPK Karang Intan.

Karena tidak ada kesepakatan pada pukul 04.00 wita akhirnya diskorsing lagi sampai hari Jumat (10/5) pukul 09.00 wita.

Berdasarkan hasil penghitungan PPK dan Panwascam caleg PKB nomor urut 3 mendapat suara 2788 suara, sedangkan dari saksi partai politik yakni PKB, Nasdem dan PKS hanya mendapat 2388 suara saja.
Sedangkan caleg nomor urut 6 dari perhitungan PPK dan Panwascam mendapat 511 suara, sedangkan dari PKB, Nasdem dan PKS mendapat 820 suara sekitar 300 suara hilang.

Sekretaris DPW PKB Kalsel, H Hormansyah, mengatakan, persoalan internal PKB dimana untuk mencari kebenaran, mungkin kesalahan ketik dan tulis tapi dimaklumi lah itu.

“Hal inilah yang kami sandingkan dengan DA 1 kami di Kecamatan Karang Intan dengan hasil pleno KPU Kabupaten Banjar,”ujar Hormansyah, Jumat (10/5) dini hari.

Ada perbedaan dari caleg nomor 3 lebih menggelembung, tapi suara partai ada pengurangan dari sekian ke sekian yang jelas dari Kecamatan Karang Intan ada masuk ke caleg nomor 3 sekitar 400 suara. “Ada juga dari caleg lain dari 800 suara menjadi 500 suara, tentu merugikan caleg PKB lainnya,”tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua KPU Kalsel, Sarmuji, memang dilakukan skorsing diawal 2 jam lamanya untuk di lakukan persandingan data DA 1 saksi parpol atau Bawaslu dan KPU dengan menghadirkan PKK dan Panwascam Karang Intan.

“Yang mana saja yang hak dan batil dari caleg PKB, akan dituntaskan kalau tidak dini hari ini, dilanjutkan sampai selesai,”ujar Sarmuji.
Karena ini interen caleg PKB, jadi akan tetap diteruskan untuk diselesaikan baik melalui KPU dan Bawaslu Kalsel. [asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini