Sudah lebih satu pekan umat muslim menjalani puasa Ramadhan. Semoga semua amal ibadah dalam menjalankan perintah Allah Subhannahu wa Ta’ala. (Al Baqarah [2], ayat 183 s/d 185.). diterima Allah Swt. Agar umat muslim menjadi orang-orang yang bertakwa.

Setiap kita yang menjalankan ibadah puasa harus mampu menahan diri. Dari nafsu jasmaniah dan rohaniah. Semua yang ada hubungan dengan hasrat duniawi. Berasal dari setan yang terkutuk. Itu mesti di kikis habis. Sebab bila kita sedikit lengah. Setan akan menyerang habis-habisan degan segala tipu dayanya. Ujian ini akan terus berlangsung menggempur anak cucu Adam hingga hari akhir. Itu sudah menjadi tekad iblis, akan menghalangi anak cucu Adam pada jalan Allah yg lurus. (Lihat. QS. Al A’raf [7] : 16).

Oleh karena itu, umat muslim hendaknya mempersiapkan diri memasuki bulan Ramadhan. Dan ini harus menjadi pegangan terus menerus selama hidupnya. Jangan sekali-kali melihat, mengagumi dan mempraktekan apa yang di larang dan di benci Allah Swt.

BACA JUGA :  AYO IKTIKAF

Kemudian harus menjaga lidah dari mengumpat, menghina, berdusta, memfitnah dan menyebarkan desas-desus. Tidak membuat berita-berita bohong dalam rangka menyenangkan orang lain. Atau membuat berita bohong untuk membesarkan diri dan melindungi diri. Jangan pernah membuat janji-janji palsu yang tidak ada niat untuk menepatinya. Janji hanya sekedar menipu orang lain.

Sebaliknya, kita harus menjaga telinga dari pendengaran yang tidak baik. Mendengar orang bergunjing dan berghibah. Mendengar orang membicarakan hal-hal yang mubazir dan tidak bermanfaat. Mendengarkan pokrol bambu yang tidak jelas jungtrungannya. Tidak jelas manfaatnya sama sekali.

Selain dari itu, kita harus menjaga diri dari lapar mata. Semua makanan yang di jual, rasanya mau di makan. Oleh sebab itu, hendaknya bisa menghindari diri dari makan dan minum berlebihan. Karena menahan lapar dan haus seharian. Saat berbuka, semua mau di makan. Akibatnya perut kekenyangan. Jadi susah bergerak. Malas ibadah sholat dan mata terkantuk-kantuk.

BACA JUGA :  Setan Musuh Nyata

Berpuasa artinya kita mensucikan diri dari sgl macam yg dilarang Allah Azza wa Jalla. Membuang dan membunuh segala macam keinginan hawa nafsu yg bersumber dari setan. Supaya diri jadi bersih, hati jadi suci. Senantiasa bersyukur atas segala nikmat dari Allah Swt. Pandai bersyukur, Allah akan menambah nikmatnya. Bila kita ingkar, azab Allah sangat pedih. (Lihat. QS. Ibrahim [14] : 7).

Perbanyak berbagi dgn umat. Kapan saja dan dimana saja teruslah menempatkan tangan di atas memberi kebajikan. Menginfakan harta untuk kedua orang tua, kerabat, anak yatim, orang miskin dan orang dalam perjalanan. Karena kebaikan apa saja yang kita kerjakan sesungguhnya Allah Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqara [2] : 215).

Salam dari Mutiara Baru.
Senin, 13 Mei 2019.

abu hanifah

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini