Banyak di antara kita belum memahami bagaimana sebenarnya cara yang baik berpuasa. Harus kita akui, masih banyak sahabat, teman, dan saudara yang puasanya hanya menahan lapar dan haus. Karena masih suka ngomongi orang lain. Bahkan lebih sadis dgn menuduh orang lain.

Puasanya tidak batal, karena tidak ada satu pun makanan dan satu gelas minuman yang masuk mulutnya. Tetapi dirinya tidak mendapatkan pahala dari puasanya. Kecuali lapar dan haus belaka. Bagaimana mau memperoleh pahala. Kalau dari mulutnya keluar fitnah, ghibah, dusta, tuduhan keji, marah-marah, dan maki-maki.

Secara persyaratan, puasa dirinya telah memenuhi ketentuan. Antara lain makan dan minum hingga jelas beda benang putih dan hitam (fajar). Kemudian disempurnakan puasanya sampai datang malam (maghrib). (Lihat. QS. Al Baqarah [2] : 187). Artinya dari fajar hingga malam tidak ada makanan dan minuman yg masuk kerongkongan.

BACA JUGA :  PEMENANG

Tetapi dirinya tidak mampu mengendalikan lidahnya. Mengeluarkan kata-kata yg berisi prasangka. Mencari-cari kesalahan dan keburukan orang lain. Menggunjing, ghibah tentang golongan lain. Pada hal prasangka itu adalah dosa. Tetapi lidahnya tetap lancang memfitnah, menuduh. Ngerasanin, ngomongin orang. Bagaikan makan daging saudara yg sudah mati. (Lihat. QS. Al Hujuurat [49] : 12).

Kita baru melalui bulan Ramadhan ini, tiga hari. Tetapi pasti sudah ada saudara, sahabat dan teman kita yang tidak dengan sadar dan sengaja melanggar garis finalti. Akhirnya, nanti dirinya hanya mendapatkan lapar dan haus. Atau memang mereka orang-orang tidsk berpuasa. Karena banyak sekali org yang berpuasa, tetapi mereka tidsk mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan haus. Kan kasihan, sudah capek-capek puasa, hasilnya nihil. Sebagai saudara, kita wajib mengingatkan. Nasihat menasihati untuk kebenaran dan kesabaran. Agar tidak merugi. (Lihat. QS. Al Asr [103]).

Berpuasa sebenarnybulaanat meningkatkan kepekaan diri. Dengan puasa merasakan kesengsaraan org yang tidak berpunya, kaum dhuafa, dan fakir miskin. Membangun kesabaran dengan tidak memfitnah, menuduh dan memvonis saudara sendiri. Mampu menjaga perasaan sahabat-sahabat dan orang lain.

BACA JUGA :  PEMENANG


Kamis, 9 Mei 2019.

abu hanifah

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini