Ahmad Doli Kurnia/Net

telusur.co.id – Plt Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara, Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengucapkan terima kasih kepada rakyat Indonesia yang masih mempercayakan Partai Golkar sebagai wadah aspirasi dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.

Berkat dukungan masyarakat, Partai Golkar tetap menjadi partai kedua yang memperoleh suara mayoritas di parlemen.

“Tentu yang pertama kali kami harus lakukan adalah memanjatkan rasa syukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, karena perjuangan yang dilakukan oleh Partai Golkar tetap mendapatkan Rahmat dan Keberkahan dari-Nya, sehingga kami masih bisa berhasil menempati posisi dua besar perolehan kursi di DPR RI,” ucap Doli Kurnia, Selasa.

Doli Kurnia juga mengucapkan terima kasih banyak atas kepercayaan yang diberikan oleh rakyat, sehingga Partai Golkar masih memiliki kesempatan untuk melanjutkan perjuangan bersama melakukan perubahan dan pembaharuan menuju masa depan yang lebih baik. “Kami akan sungguh-sungguh berupaya menjaga amanah tersebut dan akan terus selalu bersama rakyat,” katanya.

BACA JUGA :  Mundur Karena Tak Mau Jadi Beban Jokowi, Langkah Idrus Diacungi Jempol

Berikutnya, Doli merasa sangat bergembira bahwa di dalam situasi yang sulit, penuh dengan dinamika dan ujian yang datang silih berganti, Partai Golkar masih bisa menjadi pemenang kedua pada Pemilu 2019 ini.

Untuk kesekian kalinya Partai Golkar sudah teruji selalu mampu melewati masa-masa kritis. Hal itu menunjukkan tingkat “ketahanan” atau “endurance” Partai Golkar sangat tinggi.

Walaupun dalam kondisi dan latar belakang yang berbeda, namun tingkat kesulitan yang dihadapi Partai Golkar pada Pemilu 2019 ini tidak kalah rendahnya dengan Pemilu 1999 dan 2004.

Dalam periode 2014-2019 ini, Golkar menghadapi turbulensi politik yang luar biasa besar. Mulai terbelahnya kepemimpinan di DPP di awal periode, pergantian Ketua Umum hingga tiga kali, kader dan pimpinan pun juga diterpa musibah hukum secara bertubi-tubi.

BACA JUGA :  Rakernas Golkar, ADK : Tak Tertutup Kemungkinan Tetapkan Airlangga Cawapres Jokowi

Sesungguhnya hal itu semua telah memberikan dampak moral dan kepercayaan yang rendah, baik dari kalangan internal partai maupun masyarakat. Bahkan berbagai survei selalu memposisikan elektabilitas Partai Golkar berkisar 6-9% sebelumnya.

Namun fakta menunjukkan bahwa pada Pemilu 2019 ini, Partai Golkar masih mampu meraih kursi mayoritas kedua di parlemen, menang di daerah-daerah besar provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

“Hal itu semua disebabkan oleh daya juang, militansi, dan kerja keras jajaran kader dan pimpinan partai sampai tingkat desa, termasuk kerja Caleg-Caleg di semua tingkatan yang begitu luar biasa,” tuntasnya. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini