Ketua KPU RI, Arief Budiman / Net

telusur.co.id – Komisi Pemilihan Umum memastikan jika tidak ada petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal karena keracunan.

Demikian dikatakan Ketua KPU, Arief Budiman menjawab rumor yang beredar di media sosial. Ia juga memastikan belum ada laporan soal petugas KPPS yang meninggal karena keracunan.

“Tidak ada. Sampai saat ini tidak ada laporan yang menyatakan meninggal karena keracunan. Itu tidak ada,” kata Arief di gedung KPU, Jakarta, Sabtu (11/5/19).

Disampaikan Arief, berdasarkan laporan yang masuk petugas KPPS yang gugur kebanyakan sudah mempunyai riwayat penyakit sebelumnya. “Ada yang jantung, hipertensi,” kata dia.

BACA JUGA :  4 Juta Kotak Suara Transparan Mulai Diproduksi

KPU, lanjut Arief, sudah memperhitungkan risiko akan banyaknya petugas yang kelelahan karena beban kerja yang berat. Maka dari itu, KPU sudah mengurangi jumlah pemilih di tiap TPS dari semula 500 menjadi 300.

“KPU melakukan simulasi dan KPU melihat ada kemungkinan itu. Jadi kami antisipasi,” kata dia.

Hingga saat ini, jumlah petugas pemilu yang meninggal dunia terus bertambah. Sampai dengan Rabu (8/5/19), jumlah yang meninggal mencapai 573 orang. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini