Wakil Ketua KPK Laode M Syarif (kiri) dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan (kanan) / Dok telusur.co.id

telusur.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi mengingatkan kepada Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk berhati-hati dengan investasi dari Cina.

Peringatan itu disampaikan Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dalam acara Auditor’s Talk ‘Bersama menciptakan BUMN yang bersih melalui SPI yang tangguh dan terpercaya’, di gedung penunjang, Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (9/5/19).

Merespons pernyataan Laode, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengingatkan KPK untuk belajar pemberantasan korupsi dari Cina.

“Kalau mau belajar bagaimana memberantas korupsi lihat Cina itu. Tembak mati di sana itu,” kata Luhut di kantornya, kemarin, Jumat (10/5/19).

BACA JUGA :  Diduga Lakukan Penyuapan, KPK Tetapkan Bupati Jepara Tersangka

(Baca juga: KPK Ke BUMN: Hati-Hati Dengan Investasi Dari Cina)

Soal Badan Usaha Milik Negara untuk berhati-hati menerima investasi dari Cina, Luhut menilai kehatian-hatian itu perlu diterapkan kepada semua investor, tidak hanya kepada Cina.

“Ya hati-hati jangan dari Cina saja, semua pun kita harus hati-hati,” kata Luhut.

Menurut Luhut, sejauh ini penanaman modal dari Cina berjalan dengan baik dan tidak ada masalah. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini