telusur.co.id – Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Rully Indrawan mengajak semua pihak untuk memberantas gerakan radikalisme dan menekan praktik terorisme dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat, melalui koperasi.

Menurut Rully, salah satu akar persoalan radikalisme dan terorisme adalah tekanan ekonomi.

“Perlu upaya bersama untuk mensupport para aktivis di Kontantragis karena ini bukan persoalan ekonomi semata tapi kebangsaan, mereka harus mendapatkan apresiasi dan perhatian khusus setelah memutuskan untuk memilih kembali ke NKRI,” kata Rully dalam keterangannya, Senin (13/5/19).

Bentuk dukungan yang diharapkan Rully, bisa datang dari pemerintah kabupaten/kota, mitra bisnis dengan win win solutions, perbankan. Hingga masyarakat yang terbuka untuk mau menerima produk mereka.

BACA JUGA :  Kemenkop Sudah Revitalisasi 247 Unit Pasar Pedesaan

“Jangan sampai juga masyarakat menolak produk mereka karena pada saat mereka kembali ke jalan awal yang repot kita semua. Saya harap ini menjadi agenda besar kita sebagai sebuah bangsa,” katanya.

Kemenkop, tutur Rully, siap membuka akses permodalan bagi koperasi itu baik melalui LPDB KUMKM atau KUR sekaligus pelatihan, fasilitasi pemasaran, dan fasilitasi hak paten serta hak cipta untuk produk koperasi.

“Kami siap bersinergi dalam berbagai program Kementerian Koperasi dan UKM dari sisi perkuatan permodalan, pelatihan, dan berbagai program lainnya,” ujarnya.[Ham]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini