telusur.co.id – Komunikasi intensif jajaran Kemenkop dan UKM dari pusat hingga daerah harus terus terjalin, meski Rakornas 2019 telah usai. Karena, pekerjaan masih belum selesai.

Demikian disampaikan oleh Sesmenkop Rully Indrawan saat menutup acara Rakornas Bidang Koperasi dan UKM 2019 di Pangkalpinang, Bangka Belitung.

“Segala masukan, saran, dan rekomendasi dari daerah akan kita rumuskan sebagai hasil Rakornas. Yang harus selalu diingat, masyarakat sekarang sudah sangat kritis, pasti akan menuntut hasil dari Rakornas yang baru saja kita selenggarakan,” kata Rully dalam keterangannya, Sabtu (4/5/19).

Menurut Rully, di era keterbukaan ini pusat dan daerah harus terus berinteraksi agar dapat memberikan inspirasi bagi daerah lain.

“Kita harus bisa memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dalam berkomunikasi ke seluruh penjuru Indonesia agar bisa memberi manfaat bagi rakyat,” ujar Rully.

Yang tak kalah penting, Rully meminta agar seluruh daerah secara lebih kuat dan masif terus menggaungkan koperasi, khususnya di kalangan generasi muda atau milenial. “Koperasi sebagai salah satu tata kelola ekonomi sebuah bangsa, harus merasuk ke kalangan generasi milenial,” imbuhnya.

Rully mengakui, saat ini memang kekurangan tenaga pengajar khusus ilmu perkoperasian. Namun, sadar atau tidak sadar, dengan banyaknya generasi milenial yang membentuk komunitas atau kebersamaan, itu sudah mengandung aroma berkoperasi. Naluri kebersamaan sudah terbentuk di kalangan generasi muda dan milenial.

“Ini yang harus dipertahankan. Lebih dari itu, melalui koperasi, pemerataan pembangunan juga sudah mulai dirasakan masyarakat, dimana gini ratio atau tingkat kesenjangan sudah mulai berkurang,” katanya.

Bahkan, lanjut Rully, sudah banyak wirausaha-wirausaha muda yang melakukan bisnis secara berkelompok, sharing economics, hingga kolaborasi bisnis. “Sebenarnya, mereka sudah menjalankan tata kelola usaha dengan pola koperasi, yaitu kebersamaan,” tandas dia.

Rully juga mengajak seluruh masyarakat koperasi di Indonesia selalu bangga akan berkoperasi. “Ini agar generasi milenial semakin tahu eksistensi koperasi. Kita hidup di lingkungan koperasi, maka perayaan Harkopnas di masing-masing daerah harus meriah, agar aura koperasi bisa merasuk ke kalangan generasi milenial. Tanamkan selalu bahwa berkoperasi itu penting bagi kehidupan,” pungkasnya.[Ham]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini