Gambar/Net

Bulan Ramadhan sering di sebut orang-orang sebagai bulan yang penuh kebajikan (Syahrun Mubarak). Sebagai yang penuh kebajikan, senantiasa di nanti-nanti kedatangan oleh umat manusia. Sehingga pada bulan-bulan sebelumnya, mereka mengumpulkan rezekinya. Pas di bulan Ramadhan mereka membagikan rezeki yang dikumpulkàn tadi, menginfakan dan bersedekah.

Siapa yang menginfakan hartanya di jalan Allah. Akan dibalas seratus kali setiap infaknya. Allah melipat gandakan balasannya bagi siapa yang di kehendaki-Nya. (Lihat. QS. Al Baqarah [2] : 261).

Ulurkanlah tanganmu dengan panjang sehingga dapat membantu siapa saja yang sedang dalam berbagai kesusahan. Memang Allah menyuruh berlaku adil, berbuat kebaikan. Memberi bantuan kepada kaum kerabat. Melarang berbuat keji, kemungkaran, dan permusuhan. Allah telah memberi pengajaran agar kita dapat mengambil pelajaran. (Lihat. QS. An Nahl [6] : 90).

Kita di suruh tangan panjang kata kiasan agar mengulurkan tangan untuk membantu orang lain. Bukan di suruh panjang tangan. Kata kiasan dari orang yang suka mencuri. Seperti orang yang suka korupsi, yang tebal muka. Dengan rompi oranye di kantor KPK, menebar pesona di depan kamera.

BACA JUGA :  "Malam Kemulian"

Di bulan Ramadhan ini kita hendaknya memperbanyak sedekah. Untuk menggembirakan kaum dhuafa dan fakir miskin. Bersedekah bukan hanya urusan orang-orang yang berharta atau sedang lapang. Tetapi siapa saja, hendaknya dapat berbuat kebajikan walau dalam keadaan sempit. (Lihat. QS. Ali Imran [3] : 134).

Sebab yang namanya bersedekah itu, sangat erat hubungannya dengan kebaikan dan tinggkat ketakwaan seseorang. Karena ada orang yang tidak mau bersedekah karean bakil, pelit. Takut miskin karena hartanya akan berkurang. Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman yang artinya sbb : “Dan kebaikan apa saja yang mereka kerjakan, sekali-kali tidak ada yang menghalangi untuk menerima pahalanya. Allah Maha Mengetahui orang-orang yang bertakwa.” ( QS. Ali Imran [3] : 115).

BACA JUGA :  "Puasa Dan Amanat kehidupan"

Berbuat kebaikan apa saja, di dalam bulan yang penuh berkah ini Allah akan membalasnya sepuluh kali lipat. Jangan pernah bosan untuk berbuat kebaikan. Ulurkan tangan kita kepada siapa saja memerlukan bantuan dan pertolongan. Semua kebaikan, seperti, menuntun orang nyebrang jalan, menolong orang yang tersesat, dan membantu orang yang lemah. Sudah dapat dikatagorikan sebagai sedekah. Bahkan tersenyum pada orang pun termasuk sedekah. Dengan tangan panjang insha Allah kita dapat membangun peradaban. Bukan dengan kelicikan dan keculasan yang bisa membangun persahabatan.

Salam dari Mutiara Baru.
Senin, 27 Mei 2019.

abu hanifah

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini