Tokoh Tionghoa, Lieus Sungkharisma. FOTO: Istimewa

telusur.co.id – Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, Lieus Sungkharisma dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh seorang warga Kuningan, Jawa Barat bernama Eman Soleman pada Selasa (7/5/19) malam.

Dari informasi yang beredar, disebutkan bahwa Lieus dilaporkan atas tuduhan menyebarkan berita bohong dan makar terhadap pemerintah.

Menanggapi hal tersebut, Lieus menyebut bahwa ia tidak mengetahui dasar pelaporan tersebut, bahkan dia mengaku tak mengenal si pelapor.

“Saya tak kenal siapa orang itu. Sayapun tak tahu atas dasar apa saya dilaporkan ke Bareskrim dengan tuduhan penyebaran berita bohong dan makar,” kata Lieus saat dikonfirmasi, Rabu (8/5/19).

Lieus menilai, dengan adanya lapiran dari orang tak dikenal itu, apa yang dilakukan oleh rezim saat ini adalah bentik kemunduran demokrasi dengan main tuduh, menangkap dan memenjarakan lawan-lawan politiknya.

“Reformasi lahir untuk menumbangkan pemerintahan yang otoriter. Tapi kini justru otoritarianisme itu coba kembali dibangkitkan. Jika dibiarkan, cara-cara seperti ini sangat berbahaya bagi masa depan demokrasi di negeri kita,” tegas Koordinator Rumah Aspirasi Prabowo-Sandi itu.

Seperti dikabarkan sebelumnya, laporan terhadap Lieus terdaftar dengan nomor LP/B/0441/V/2019/Bareskrim. Perkara yang dilaporkan adalah tindak pidana penyebaran berita bohong (hoax) UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 14 dan atau Pasal 15 terhadap keamanan negara/makar UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 107 jo Pasal 87 dan atau Pasal 163 bis jo Pasal 107.

Selain Lieus, Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zein juga dilaporkan ke Bareskrim Polri pada hari yang sama.

Keduanya dilaporkan atas tuduhan penyebaran berita bohong (hoaks) dan makar terhadap pemerintah.

Adapun laporan terhadap Kivlan Zein teregister dengan nomor laporan LP/B/0442/V/2019/Bareskrim tertanggal 7 Mei 2019. Pelapor bernama Jalaludin asal Serang, Banten. (Fhr)

Like :
BACA JUGA :  Yunarto Wijaya: Gong Xi Fat Chai Kokoh Lieus, Jangan Malah-malah Mulu Ya?

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini