Keluarga dan Kuasa Hukum Eggi Sudjana Saat Menemui Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon / telusur.co.id

telusur.co.id – Keluarga dari tersangka kasus dugaan makar, Eggi Sudjana bersama Ketua Tim Advokasi Eggi, Abdullah Alkatiri, menemui Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/5/19).

Tujuannya, untuk menyampaikan sejumlah kejanggalan terhadap penahanan Eggi yang dilakukan oleh polisi, dalam hal ini Polda Metro Jaya.

Adapun kejanggalan yang dimaksud seperti, surat penahanan yang keluar saat Eggi diperiksa, serta alat bukti yang tidak bisa dijelaskan oleh pihak kepolisian.

“Ternyata surat penangkapan tanpa gelar perkara. Diperiksa tanggal 7 ditanggap tanggal 7. Kan itu nggak mixen,” kata Alkatiri.

Selain itu, bagi dirinya kasus dugaan makar yang dialamatkan kepada kliennya karena mengucapkan people power sangat aneh.
Karena, kata dia, ajakkan unjuk rasa bukanlah masuk dalam katagori makar. Apalagi, ungkapan people power juga pernah diungkapkan oleh para pendukung Jokowi saat kampanye 2014.

BACA JUGA :  Penahanan Sejumlah Purnawirawan, Jokowi Sebaiknya Dengarkan Ryamizard Bukan Wiranto

“Kenapa itu tidak dipermasalahkan. Sejak kapan ucapan people power ditahan? Apakah sejak 2015?” kata dia sambil memamerkan buku berjudul “Jokowi People Power”.

Atas hal itu, dirinya meyakini kasus yang menjerat Eggi sangat bernuansa politis. Apalagi adanya permintaan dari pihak penyidik, Eggi dapat diringankan hukuman apabila tidak mengucapkan kata-kaa yang ekstrim dan berpihak kepada pemerintah.

“Alasan bermuatan politis itu sangat kuat, ketika Kanitnya juga telah mengatakan, kalau pak Eggi ingin diringankan jangan mengatakan yang ekstrim-ekstrim dan lebih berpihak kepada pemerintah. Padahal people power juga itukan demokrasi,” kata dia.

Oleh karena itu, ia meminta kepada Fadli Zon sebagai pimpinan DPR untuk bisa membantu kasus makar yang sedang menjerat Eggi. Karena, diakuinya, kasus yang menjerat Eggi sangatlah aneh dan menjurus kepada pelanggaran HAM. Terlebih Eggi saat ini sedang sakit dan harus minum obat.

BACA JUGA :  Mantan Kepala Bais Marah Soenarko Dituduh Ingin Makar

“Kami juga sudah meminta praperadilan, penangguhan penahanan tapi semua ini diabaikan.”

Eggi Sudjana ditetapkan sebagai tersangka dugaan makar. Eggi menjadi tersangka makar setelah ucapan ‘people power’ di depan rumah Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, 17 April 2019.

Eggi telah ditahan di Polda Metro Jaya sejak Selasa pagi (14/5/19). Penahanan dilakukan setelah polisi memanggilnya sebagai tersangka dan menangkapnya di Polda Metro Jaya seusai pemeriksaan, Senin malam (13/5/19). [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini