telusur.co.id – Indonesia adalah negara demokrasi. Negara demokrasi seharusnya tidak perlu resah dengan banyaknya kritik dari masyarakat.

Demikian disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulamam Indonesia, Tengku Zulkarnain melalui akun Twitter @ustadtengkuzul, yang terpantau Minggu (19/5/19).

Tengku Zulkarnain kemudian membandingkan dengan negara komunis. Berbeda halnya kalau sebuah negara menganut sistem komunis. Negara dengan sistem seperti itu sangat otoriter.

“Namanya hidup di negara demokrasi, Jika rakyatnya banyak kritik itu biasa. Bahkan tiap hari riuh rendah dengan kritik itu biasa,” tulis Tengku Zulkarnain.

“Lain hal jika hidup di negara komunis. Salah bicara ditangkap. Salah langkah hukum penjara. Kalau perlu dilenyapkan. Rakyat dianggap robot yang diremote,” tulisnya. [ipk]

Like :
BACA JUGA :  Pensiunan Jenderal Singgung Soal PKI

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini