Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean / Net

telusur.co.id – Sekitar 13 aktivitas tokoh yang sedang dikaji oleh para pakar di Tim Asistensi Hukum bentukan Menko Polhukam Wiranto. Di dalam nya ada nama Amien Rais.

Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahean mempertanyakan, arah kerja dari tim asistensi hukum ini. Karena, jika hanya mematai-matai atau mengkaji aktivitas seseorang, berarti mereka mengambil alih tugas intelijen.

“Saya melihat tidak jelas ya arahnya tim hukum ini mau kemana dan untuk apa. Kalau dia kerjanya hanya untuk memberi rekomendasi atau masukan kepada Menko Polhukam tentang aktivitas dari seseorang, ini artinya ini memenjarakan kebebasan orang sebelum ada proses peradilan hukum,” tegas Ferdinand kepada telusur.co.id, Sabtu (11/5/19).

BACA JUGA :  Gagasan Wiranto Soal Tim Hukum Nasional Seharusnya Dikaji Dulu

“Orang-orang yang diawasi tersebut kebebasannya menjadi terpenjara, karena sama saja ini mengambil pekerjaan intel. Mereka menginteli, memata-matai, aktivitas dari nama-nama yang disebut disana,” sambungnya.

Ferdinand menyesalkan, kebebasan warga negara yang kritis terhadap ketidak adilan berpotensi terpenjara, lantaran adanya tim hukum ini.

Jika tugas mereka hanya menganalisis, mengobservasi orang-orang yang dicurigai, kemudian merekomendasikan ke penegak hukum, Ferdinand menduga, tim hukum ini akan mengintervensi penegak hukum. Meskipun, orang-orang dalam tim hukum tersebut adalah para ahli hukum.

“Ini artinya di satu sisi bisa disebut mencampuri penegak hukum. Disisi lain bisa juga mereka seolah-olah tim pakar atau tim konsultasi dari penegak hukum ini kan menjadi rancu,” ujarnya.

BACA JUGA :  Gagasan Wiranto Soal Tim Hukum Nasional Seharusnya Dikaji Dulu

Sebelumnya, ada 13 aktivitas tokoh yang sedang dikaji para pakar di Tim Asistensi Hukum Kemenko Polhukam. Aktivitas yang dikaji itu dari kegiatan Bachtiar Nasir hingga Amien Rais.

“Ada 13 kalau nggak salah dipaparkan fakta-faktanya. Rapat terakhir ya, 13. Aktivitas itu antara lain yang saya ingat itu mengenai Bachtiar Nasir; kedua, Kivlan Zen kalau nggak salah; ketiga, Eggi Sudjana, antara lain ya, yang saya ingat; dan juga Amien Rais, dan juga habib siapa itu saya nggak ingat namanya,” ujar anggota Tim Asistensi Hukum Kemenko Polhukam, Prof Romli Atmasasmita, Sabtu (11/5/19).[Far]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini