Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/AFP

telusur.co.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan ancaman langsung ke Iran. Menunjukkan bahwa Republik Islam akan dihancurkan jika itu menyerang kepentingan negaranya.

“Jika Iran ingin bertarung, itu akan menjadi akhir resmi Iran. Jangan pernah mengancam Amerika Serikat lagi,” tulis Trump di Twitter, Minggu. Dia tidak menjelaskan ancaman apa yang dia maksudkan.

Ancaman Trump itu menyusul serangan pekan lalu terhadap aset minyak Saudi dan penembakan roket pada hari Minggu ke “Zona Hijau” yang dijaga ketat di ibukota Irak, Baghdad, daerah yang menampung banyak gedung pemerintah dan kedutaan.

BACA JUGA :  Iran: Rakyat Venezuela akan Gagalkan Konspirasi Baru AS

Pada hari Rabu, pihaknya memerintahkan evakuasi personel yang tidak penting dari kedutaan besar AS di kedutaan Baghdad dan konsulat Erbil di Irak utara, dengan menyebut ancaman “segera” dari kelompok-kelompok bersenjata Irak yang didukung Iran.

Namun dalam beberapa hari terakhir, Gedung Putih telah mengirim sinyal beragam atas sikapnya terhadap Iran, di tengah berbagai laporan media AS tentang pertikaian di kabinet Trump.

John Bolton, penasihat keamanan nasional Trump, dilaporkan mendorong sanksi keras terhadap Iran, tetapi yang lain dalam pemerintahan menentang. Trump sendiri mengatakan baru-baru ini bahwa ia harus “meredam” Bolton.

BACA JUGA :  Kanada Balas Kebijakan Amerika, Trump Telepon Justin Trudeau

Dan ketika dia ditanya pada hari Kamis apakah Washington akan berperang dengan Teheran, Trump menjawab, “Saya harap tidak”. Komentar itu muncul sehari setelah dia menyatakan keinginan untuk berdialog, tweeting: “Saya yakin bahwa Iran akan ingin segera berbicara.”

“Ini benar-benar menjadi jelas bahwa pemerintahan ini mengirim pesan campuran ketika datang ke Iran,” kata Patty Culhane dari Al Jazeera, yang melaporkan dari Washington, DC. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini