Warga Palestina berbuka puasa bersama di tengah puing reruntuhan gedung di Kota Gaza. (parstoday)

telusur.co.id – Puluhan warga Palestina berbuka puasa bersama dekat puing-puing bangunan yang baru-baru ini hancur akibat serangan udara rezim Israel ke Jalur Gaza pada Sabtu (18/5/19) lalu.

Sebelumnya, pada Jumat (3/5/19) ketegangan meletus di Gaza setelah pembunuhan terhadap empat warga Palestina. Dua warga Palestina gugur syahid dalam serangan udara Israel ke Gaza selatan pada hari itu.

Dua warga Palestina juga gugur syahid ditembak serdadu negara Zionis itu ketika berunjuk rasa damai di dekat pagar yang memisahkan Gaza dengan wilayah pendudukan.

BACA JUGA :  Trump: Pemindahan Kedutaan AS ke Yerusalem Tidak Bisa Cepat-Cepat

Kejahatan dan serangan militer rezim Zionis dibalas dengan tembakkan ratusan roket dan rudal dari Gaza ke distrik-distrik Israel.

Rezim Israel mengumumkan bahwa sekitar 600 roket dan rudal telah ditembakkan dari Gaza ke wilayah pendudukan selama beberapa hari terakhir.

Sementara jet-jet tempur militer Israel telah menyerang sekitar 180 lokasi di Gaza dan menyebabkan sedikitnya 25 warga Palestina gugur syahid dan melukai puluhan lainnya.

Selain itu, banyak gedung dan perumahan yang rusak akibat serangan terbaru rezim Zionis ke Gaza.

Dilaporkan Parstoday, pada Senin pagi (6/5/19), rezim Zionis menerima perjanjian gencatan senjata yang dimediasi Mesir dan PBB. (Fhr)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini