Imam Besar Front Pembela Islam, Habib Muhammad Rizieq Shihab / Net

telusur.co.id – Politikus PDI Perjuangan Dewi Ambarwati Tanjung melaporkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab ke Polda Metro Jaya, atas kasus dugaan makar.

Laporan Dewi yang teregistrasi dengan nomor LP/2998/V/2019/PMJ/Dit.Reskrimum pada 14 Mei 2019, kini sedang diselidiki oleh penyidik Polda Metro.

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono saat dihubungi, di Jakarta, Sabtu (8/6/19).

“Laporan itu sedang dalam penyelidikan,” kata Argo.

Dalam waktu dekat, lanjut Argo, penyidik akan memanggil Dewi guna meminta keterangan terkait kasus yang disangkakan. Setelah itu, penyidik akan menilai apakah kasus tersebut mengandung tindak pidana atau tidak.

BACA JUGA :  Temui Fadli Zon, Keluarga Dan Kuasa Hukum Beberkan Kejanggalan Penahanan Eggi Sudjana

“Usai Lebaran penyidik akan menjadwalkan (pemanggilan Dewi),” kata Argo.

Dewi mempolisikan Rizieq atas orasi dan menuntut Presiden Joko Widodo turun. Ucapan Rizieq beredar dalam video di WhatsApp grup.

Dalam laporan ini, Dewi juga mempolisikan sejumlah tokoh ke Polda Metro Jaya terkait kasus yang sama. Yakni, Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais dan Ustadz Bachtiar Nasir.

Perkara yang disebutkan dalam laporan ini yakni pemufakatan jahat dan/atau makar dan/atau tindak informasi dan transaksi elektronik.

Ketiganya disangkakan Pasal 107 KUHP dan/atau Pasal 110 Jo Pasal 87 KUHP Jo Pasal 55 KUHP Jo Pasal 56 KUHP dan/atau Pasal 14, Pasal 15 UU RI Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana dan/atau Pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45 ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas UU RI Nomor 10 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini