Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan.Foto:Istimewa

telusur.co.id – Istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Kristiani Herawati atau lebih dikenal dengan nama Ani Yudhoyono tutup usia pada hari Sabtu (1/6/19) pukul 11.50 di National University Hospital (NUH), Singapura.

Mengenang almarhumah, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Hinca Panjaitan menjelaskan bagaimana kedekatan ibu Ani Yudhoyono dengan para kader Partai Demokrat.

Hinca menjelaskan, almarhumah Ani Yudhoyono begitu perhatian terhadap para kader Partai Demokrat. Bahkan, kata Hinca, para kader Demokrat memanggil Ani Yudhoyono dengan sebutan “Bunda”.

“Begitu dekatnya ibu dengan para kader, bahkan mereka memanggil beliau dengan sebutan ‘Bunda’,” kata Hinca saat diwawancara TV Nasional di National University Hospital (NUH), Singapura, Sabtu (1/6/19).

BACA JUGA :  Selamat 16 Tahun Demokrat : Pidato SBY Sebut Ada Upaya Lemahkan KPK

Ibu Ani, masih kata Hinca, begitu perhatian dan mengenali betul para kader Partai Demokrat. Mulai dari para pendiri, pengurus dan kader-kadernya.

“Jangan lupa Ibu Ani itu mantan wakil ketua umum Partai Demokrat dan beliaulah yang memberi energi bagi kami untuk besarnya partai Demokrat. Karena itu kemarin pas kampanye kami sangat kehilangan karena beliau tidak bisa mendampingi kami bersama Pak SBY,” ungkap Hinca.

Hinca menjelaskan, meskipun dalam keadaan sakit, almarhumah tetap memantau keadaan para kader dan kondisi di Indonesia.

“Ibu ini ingat semua dengan kami, bahkan memantau sangat dekat. Kalau saya datang ditanya, dapilnya gimana Bang Jen (panggilan Ibu Ani untuk Hinca). Lalu bagaimana keadaan politik dan seterusnya,” terang Hinca.

BACA JUGA :  Sekjen Nasdem Minta Publik Tunggu Keterangan Resmi KPK

Ani Yudhoyono juga, lanjut Hinca bergabung di grup whatsapp messenger DPP Partai Demokrat. Dari situlah Ibu dari Agus Harimurti Yudhoyono itu membaca dan memantau setiap detik perkembangan kondisi di Indonesia dan di Partai.

“Nah (di grup WA tersebut) teman-teman mengirimkan doa, beliau balas satu persatu. Jadi, kalau ditanya bagaimana kedekatannya, sangat dekat,” tandasnya.

Diketahui, Ani Yudhoyono wafat di usia 66 tahun pada pukul 11.50 di National University Hospital (NUH), Singapura, Sabtu (1/6/19).

Ani Yudhoyono tutup usia setelah sebelumnya berjuang melawat sakit kanker darah yang ia alami sejak 2 Februari 2019 lalu.[far]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini