Logo HMI

telusur.co.id – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) berharap, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahyanto mau menjadi penjamin penangguhan penahanan Kepala Staf Kostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zen. Sebab, jasa dan pengabdiannya terhadap bangsa tak diragukan lagi.

“Saya harap Pak Panglima dapat mempertimbangkan rekam jejak Pak Kivlan Zen juga, rekam moral antar prajurit. Biar bagaimana pun, Pak Kivlan Zen sangat berjasa untuk Bangsa dan Negara ini,” kata Wasekjen PB HMI Risdi Pattiwael di Jakarta, Sabtu (22/6/19.

Menurut Risdi, sosok Kivlan Zen, meski pun sudah berusia lanjut, namun kecintaannya terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), tak pernah luntur.

Mahasiswa Pasca Sarjana IPDN ini memberikan contoh terkait jasa Kivlan Zen kepada Tanah Air meskipun sudah purnawirawan. Pada 2016 silam, Kivlan Zen pernah menjadi negosiator yang berhasil membebaskan 18 Warga Negara Indonesia dari penyanderaan yang dilakukan kelompok Abu Sayyaf di Filipina.

Kendati demikian, HMI juga berharap agar Kivlan Zen kooperatif dalam menjalani kasus yang menimpanya.

“Silahkan jika pihak kepolisian menangani kasus Pak Kivlan Zen sesuai prosedural, karena kita juga harus menghargai hal tersebut. Namun saya meminta juga kepada Panglima TNI agar bisa menjadi bagian jaminan Meyjen (Purn) Kivlan Zen mengingat jasa-jasanya kepada bangsa ini,” tandasnya. [asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini