Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor bersama Forkompimda Kalimantan Selatan memimpin pembacaan ikrar Deklarasi Indonesia Damai Tolak Kerusuhan.Foto:telusur.co.id

telusur.co.id- Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor memimpin pengucapan ikrar deklarasi Indonesia damai tolak kerusuhan, yang juga diikuti Forum Komunikasi Pimpinan Kepala Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Selatan , jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan, Korem 101 Antasari dan perwakilan mahasiswa, siswa sekolah dan element masyarakat, di siring tugu 0 Kilometer Banjarmasin, Jum’at (21-06-2019) pagi.

Kegiatan yang dimotiri Polda Kalimantan Selatan ini, dilakukan sebagai salah satu aksi bentuk ketegasan supaya menjaga situasi Keamanan, Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Provinsi Kalimantan Selatan dan Republik Indonesia.

“Deklarasi ini supaya kita, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga Kalimantan Selatan yang selalu kondusif dapat terus terjaga,” ujar Sahbirin Noor, Gubernur Kalimantan Selatan, kepada awak media usai penyampaian deklarasi Indonesia damai tolak kerusuhan.

Untuk itulah, jelas Paman Birin (sapaan akrab Sahbirin Noor, Gubernur Kalimantan Selatan) dirinya meminta masyarakat Provinsi Kalimantan Selatan untuk terus meraju kebersamaan dan jangan terpecah belah.
“Kita ingin Indonesia pada umum nya, dan Kalimantan Selatan selalu aman, damai dan nyaman supaya kita bisa membangun. Tujuannya apa, yaitu sejahtera baik lahir dan bathin, karena kami ingin damai itu berlangsung sepanjang masa,” pinta Paman Birin.

Sementara itu Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan Irjen Pol Yazid Fanani, pelaksanaan deklarasi Indonesia damai tolak kerusuhan dilakukan sebagai upaya menyatukan kembali persepsi, komitmen dan kebersamaan di masyarakat.

“Deklarasi ini dilakukan dalam rangkaian menyambut HUT Bhayangkara ke 73 tahun 2019, dimana diharapkan sebagai salah satu upaya menyatukan persepsi komitmen kebersamaan sehingga kondusifitas daerah selalu terjaga,” jelas Irjen Pol Yazid Fanani.

Sehingga, pinta Yazid Fanani, dengan pasca Pemilu 2019 diharapkan semuanya akan kembali normal.
“Aktivitas masyarakat berjalan seperti biasa dengan didukung situasi kamtibmas yang kondusif, jadi mari kita jaga bersama-sama,” pungkas mantan Kapolda Jambi ini. [asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini