Aksi Solidaritas untuk Petugas KPPS yang Meninggal Dunia / Net

telusur.co.id – Demokrasiana Institute menyayangkan, kasus gugurnya ratusan petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) tak kunjung terungkap secara utuh. Bahkan, kasus ini seolah berjalan di tempat tanpa ada langkah konkrit untuk menuntaskannya.

“Suasana ini menjadi keprihatinan bersama, betapa tidak ratusan orang meninggal namun KPU justru mengklaim Pemilu sukses, sampai disini publik selalu bertanya sejauh mana komitmen KPU menuntaskan masalah yang amat besar ini,” kata Koordinator Presidium Demokrasiana Institute, Zaenal Abidin Riam, Sabtu (1/6/19).

Enal, sapaan karibnya, mendesak KPU untuk fokus menuntaskan kasus ini. Menurut dia, Pemilu tidak bisa disebut berhasil saat ratusan nyawa melayang.

BACA JUGA :  HNW Minta KPU Lakukan Sterilisasi pada Debat Ketiga Pilpres 2019

“Jangan karena mulai tidak ramai dibicarakan sehingga KPU adem ayem juga, bagaimanapun publik akan selalu mempertanyakan peristiwa ini,” tegasnya.

Bagi Enal, menggantungkan harapan kepada pemerintah untuk menyelesaikan kasus ini, hanya pekerjaan sia-sia.

“Bisa dilihat respon pemerintah yang melihat kasus ini sebagai bukan masalah luar biasa,” imbuhnya.

Enal menaruh harapan pada publik untuk mengawal kasus ini. Karena, dengan tekanan dari masyarakat, akan membuat KPU merasa diawasi dan sekaligus punya beban moril menuntaskannya.

“Mari bersama, kita semua elemen masyarakat wajib terus menekan KPU memperjelas misteri kasus ini, agar kelak anak cucu bangsa tidak disuguhi cerita tanpa ujung yang jelas” tandasnya. [asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini