Logo Koperasi/Net

telusur.co.id – Praktik pemekaran usaha koperasi dinilai perlu dilakukan sebagai upaya untuk mendorong konglomerasi sosial melalui wadah koperasi.

Ketua Asosiasi Kader Sosio Ekonomi Strategis (Akses) Suroto mengatakan, upaya pemekaran koperasi perlu dilakukan khususnya bagi koperasi-koperasi yang selama ini berkutat di sektor keuangan. Terlebih di Indonesia, sebagian besar koperasi bergerak di sektor jasa keuangan atau usaha simpan pinjam.

“Spin off koperasi jasa keuangan ke sektor riil mendorong terwujudnya konglomerasi sosial,” katanya, Minggu (22/6/19).

Menurut Suroto, sudah saatnya koperasi-koperasi kredit yang selama ini menguasai sektor jasa keuangan di Kalbar melakukan spin off untuk membentuk konglomerasi sosial.

BACA JUGA :  Koperasi Harus Siap Hadapi Kemajuan Teknologi

“Koperasi juga harus paham bagaimana konsep dan alasan pemekaran koperasi simpan pinjam ke berbagai sektor. Strategi dan kendala awal banyak yang akan mereka hadapi,” katanya.

Sementara Mikael Ketua KKG mengatakan selama ini Koperasi Kredit Keling Kumang telah melakukan pemekaran dengan membentuk koperasi di sektor lain dan lembaga-lembaga lainnya dalam naungan group atau holding. “Kami sudah membentuk 4 koperasi, 4 lembaga lain, dan dua yayasan yang bergerak di sektor ritel, pertanian, kontraktor, perhotelan, pendidikan,” katanya.

M Hamid dari Untan memaparkan kerangka teori dari pengembangan koperasi melalui strategi pemekaran membentuk group. Kemudian Resmi Guno memaparkan bagaimana koperasi prosedur dan tatalaksana hukumnya dalam proses pemekaran dilakukan.[Ham]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini